
SAMPANG, MADURAEXPOSE.COM – Praktik lancung pangkalan elpiji 3 kilogram di Kabupaten Sampang akhirnya terbongkar. Melalui metode investigasi penyamaran (undercover buying), Tim Setkab Sampang menemukan adanya oknum pangkalan yang nekat menjual gas melon jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Gubernur Jawa Timur.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sampang, Abdi Barri Salam, mengungkapkan bahwa dari hasil sidak acak, ditemukan harga elpiji subsidi tembus di angka Rp19.000 hingga Rp23.000 per tabung. Padahal, secara regulasi, pangkalan dilarang keras menjual melebihi batas maksimal Rp18.000.
Investigasi Senyap di Rongtengah dan Gunung Sekar
Berbekal titik koordinat dari laman PT Pertamina Patra Niaga, tim bergerak senyap menyasar Kelurahan Rongtengah dan Gunung Sekar. Hasilnya, bukti-bukti pangkalan yang “memainkan” harga langsung dikantongi dan dilaporkan secara resmi ke pihak otoritas.
“Temuan-temuan itu akan segera ditindaklanjuti dan diberikan peringatan kepada pihak pangkalan yang sudah kami laporkan ke PT Pertamina Patra Niaga,” tegas Abdi Barri Salam kepada Madura Expose, Sabtu (11/04/2026).
Sanksi Tegas Menanti
Dalam perspektif administrasi kebijakan publik, pengawasan distribusi barang bersubsidi adalah instrumen vital untuk menjaga daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah. Abdi Barri memberikan peringatan keras kepada 15 agen besar di Sampang agar memperketat kontrol terhadap pangkalan di bawah naungan mereka.
“Kepada seluruh pangkalan di Sampang, jangan coba-coba menjual di atas HET. Jika ketahuan, pasti kami laporkan agar diberikan peringatan dan sanksi tegas,” pungkasnya. [krm/red]


![Turun dari Mobil: Kapolres Sampang AKBP Hartono,SPD.MM.[Foto: Dok.Instagram @akbp_hartono/Madura Expose] Turun dari Mobil: Kapolres Sampang AKBP Hartono,SPD.MM.[Foto: Dok.Instagram @akbp_hartono/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775970584/polres-sampang-tangkap-bandar-sabu-3kg_zziqko.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)