MADURAEXPOSE.COM–Meskipun Partai Amanat Nasional (PAN)Pamekasan menyatakan telah memberi lampu hijau terhada pencalonan Kholilurrahman dalam pertarungan Pilkada 2018, namun sikap itu berbeda dengan yang diambil Ketua Partai Gerindra Pamekasan, yakni Agus Sujarwadi (AS).

Ditegaskan AS, mendukung Kholilurrahman dalam Pilkada mendatang dirasa sangat tidak mungkin, dengan belajar pada pengalaman pahit pada pemilihan Bupati priode 2009-2013,dimana partai besutan Prabowo Subianto itu harus menelan pil pahit atas kekalahan Kholilurrahman dari Partai PKB.

“Kami sudah trauma mengusung Kiai Kholilurrahman sebagai Cabup 2018, apalagi PKB mencalonkan Badrut Tamam. Lebih baik kami mengusung kader sendiri bersama beberapa partai yang sevisi dengan kami,” terang Agus Sujarwadi (AS) kepada MaduraExpose.com.

Adanya Kepastian Kholilurrahman gagal mencalonkan diri dari PKB tersebut terungkap saat Muhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP PKB turun ke Pamekasan, sekaligus memberikan rekomendasi langsung kepada Badrud Tamam yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan, saat ini PKB membutuhkan tenaga muda yang energik dan dipandang mumpuni dalam melakukan perubahan yang lebih baik bagi Pamekasan kedepan.

“Kita butuh tenaga muda yang energik dan mampu melakuan perbaikan pembangunan Pamekasan yang lebih baik, ” ungkap Muhaimin Iskandar, Ketum PKB saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Lembaga PKB se-Pamekasan, bertempat di Gedung Islamic Centre, Jalan Raya Panglegur, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin 27 Maret 2017.[Ferry]

loading...