Paguyuban Kades Ancam Boikot Pilkada DPRD

Terbit: 3 Oktober 2014 | 17:16 WIB

Sumenep (MaduraExpose.com)- Sejumlah perwakilan asosiasi kepala desa (AKD) Sumenep mendatangi kantor DPRD setempat untuk menyampaikan aspirasi penolakan terhadap Undang-Undang Pilkada melalui DPRD . Jum’at (3/10/2014).

Alasan penolakan para Kades ini, tak jauh berbeda dengan tuntutan sejumlah pihak lainnya dengan alasan pilkada tak langsung bisa menghambat proses demokrasi.

“Pilkada langsung ini tak ubahnya merampas hak rakyat dalam berdemokrasi”, terang Imam Idafi, Sekretaris AKD Kabupaten Sumenep, Madura.

Perwakilan para kepala desa ini juga mengancam akan boikot pilkada yang diberlakukan melalui DPRD.
“Kecuali Pilkada langsung kami dukung”, tandasnya.
(Sol/Fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *