Nenek Sebatang Kara Ini Viral di Media, Dinsos Pamekasan “Turun Gunung”

Terbit: 7 Februari 2017 | 11:52 WIB

Reporter : Luthfiadi
MADURAEXPOSE.COM— setelah tersiarnya berita potret kemiskinan di pamekasan dari media,akhirnya pemerintah pamekasan melalui Dinas sosial kabupaten pamekasan menyambangi nenek sarimbi (81) warga dsn. Pandan ds. Panglegur kec.Tlanakan Pamekasan. Senin (6/02/17)

Nampak yang hadir dalam kegiatan sosial tersebut, Kepala dinas Syaiful Anam yang di dampingi oleh Ach. Subaidi dan sejumlah relawan yang dari awal sudah prihatin dengan ke adaan nenek sarimbi yang sudah sekian lama tinggal di gubuk reot tercintanya bersama ayam peliharaannya, kehadiran Kepala dinas sosial tersebut untuk mengkroscek kebenaran berita yang tercuak dimedia sosial tersebut.

Pihak dinsos mempertanyakan soal status nenek sarimbi,namun sangat mengharukan disaat nenek sebatangkara tersebut menjawab,salah satunya terkait identitas penduduk dan pihaknya juga mengatakan kalau tanah tersebut memang mulai dulu milik orang tuanya,dan beliau juga tidak memiliki identitas penduduk.

Setelah berselang beberapa waktu,Dari dinsos pamekasan berpamitan pulang, dan menitip pesan terhadap para relawan untuk menyerahkan dokumentasi serta kelengkapan berkas yang dimiliki nenek sebatangkara tersebut.

Para relawan yang peduli terhadap keadaan sosial yang selama ini masih belum tuntas dalam programnya, berharap kepada pemerintah khususnya yang membidangi yakni dinas sosial lebih serius lagi menangani persoalan yang menyentuh keaejahteraan masyarakat miskin di pamekasan.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Sembilan Jam Pamekasan dalam Bidikan Korsubgah KPK

Terbit: 10 April 2026 | 05:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – PAMEKASAN – Pertemuan tertutup selama sembilan jam antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Pendopo Ronggosukowati menjadi sinyal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *