Sehari Diberitakan, Desa Candi Gelar Giat Musyawarah

Terbit: 8 Februari 2017 | 04:22 WIB

Reporter: Luhtfiadi/Adezta Mellani Citra Sandi
MADURAEXPOSE.COM–Sehari setelah diberitakan media ini, Desa Candi, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, berdsarakan liputan langsung Reporter Adezta Mellani Citra Sandi dan Luthfiadi, Selasa [7/2] pagi digelar Giat musyawarah Badan permusyawaratan desa (BPD) setempat.

Acara yang di laksanakan dibalai Desa Candi Burung, Kecamatan Proppo, Pamekasan tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, perwakilan koramil dan masyarakat Candi Burung.

Berdasarkan informasi yang digali dilapangan, acara musyawarah tersebut dilakukan, menyikapi adanya dugaan pemecatan ketua BPD Candi Burung, yang dinilai sarat kejanggalan.

“Jika memang (pemecatannya prosedural), saya tidak akan mempermasalahkan, tapi masyarakat merasa keberatan,” ujar Ahmad Debusi kepada sejumlah awak media di Balai Desa Candi Burung, Selasa.

Debusi juga menyampaikan sudah menunjuk salah satu pengacara dari Surabaya untuk mengawal gugatannya ke PTUN. Menurutnya, Gugatan tersebut terkait dengan surat pemecatan dirinya yang disinyalir dikeluarkan tanpa ada alasan yang jelas dan tidak secara prosedural.

“Biasanya (pemecatan) harus ada musyawarah dengan perangkat desa, tokoh masyarakat. Tapi hal tersebut tidak ada. Disini ada tokoh yang ditokohkan masyarakat tapi beliau tidak tau sama sekali dengan hal itu, Anehnya lagi, sebelum ini saya tidak pernah di panggil, baik itu (oleh) bupati, Dewan (DPRD) dan yang berwenang dalam hal ini. Maka dari itu saya sangat keberatan”,tandasnya.

Selain masalah pemecatan, dirinya juga membeberkan sejumlah kejanggalan lainnnya seperti masalah tanda tangan dirinya dan stempel yang mencurigakan. Debusi bersikukuh tidak akan mundur sampai gugatannya menemukan kepastian hukum.

“Saya akan tindak lanjuti (masalah) ini ke PTUN, dan sebelum ada putusan dari PTUN saya akan tetap menjabat (sebagai ketua BPD)”,pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam giat musyawarah desa Candi Burung tersebut tidak tampak Kepala Desa setempat dan Camat Proppo, Pamekasan, Madura, Jawa Timur. [dez/lut/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Sembilan Jam Pamekasan dalam Bidikan Korsubgah KPK

Terbit: 10 April 2026 | 05:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – PAMEKASAN – Pertemuan tertutup selama sembilan jam antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Pendopo Ronggosukowati menjadi sinyal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *