Sumenep (MaduraExpose.com) – Nahkoda kapal motor (KM) Jabal Nur memastikan jumlah penumpang yang di bawanya berjumlah 51 orang.

Munif merupakan Nahkoda yang selamat dan berhasil di wawancarai awak media. Saat KM Jabal Nur tenggelam, dirinya berhasil menyelamatkan diri meski belum menceritakan kisah kelabunya. Dirinya menganggap hal itu sebuah keajaiaban bisa selamat di tengha lautan luas. Bahkan dirinya sempat melihat sebuah pesawat Helikopter tepat diatasnya yang tengah mengapung.

“Saya sempat teriak minta tolong tapi suara saya tak didengar oleh pilot helikopter yang terbang diatas tubuh saya yang mengapung”, ujarnya dengan suara pelan penuh haru, Sabtu (11/10/2014).

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Dirinya juga merinci, dari 51 penumpang KM Jabal Nur yang nahas itu, terdiri dari 2 ABK kapal dan 49 penumpang yang merupakan rombongan pengantin yang tengah berlayar menempuh perjalanan laut menuju Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.

Informasi yang dihimpun MaduraExpose.com menyebutkan, untuk memastikan apakah seleurh korban yang ditemukan merupakan penumpang KM Jabal Nur atau tidak, sejauh ini masih menggunakan cara verifikasi lewat pengenalan wajah kepada pihak keluarga.

Untuk penumpang yang ditemukan selamat berjumlah 8 orang dan 20 lainnya ditemukan meninggal dunia. Sedang sisanya, sebanyak 23 penumpang lainnya masih belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian petugas basarnas dibantu pihak Polsek, Polres dan Polda Jatim.
(Mis/Fer)