Mudik Harusnya Jadi Transformasi Layanan Publik

Terbit: 3 Juli 2016 | 03:42 WIB

MADURA EXPOSE–Mudik menjadi tradisi masyarakat Indonesia menjelang hari raya Idul Fitri tiba. Setiap tahunnya, baik Pemerintah maupun swasta mengadakan mudik gratis.

Mudik bareng gratis baik menggunakan bus, kereta api ataupun kapal laut dimaksudkan menekan angka kecelakaan saat mudik.

Anggota DPR RI Komisi V, Nusyirwan Soejono mengatakan, momentum mudik harus tersistem secara nasional. Namun, dirinya menyebut mudik gratis bukanlah sistem yang seharusnya dilakukan.

“Yang perlu adalah bahwa mudik itu harus tersistem di dalam sistem transportasi nasional. Jadi jujur saja metode untuk mudik gratis, baik dengan menggunakan bus atau KA itu sebetulnya bukan sistem yang seharusnya dilakukan,” kata Nusyirwan saat melepas mudik bareng gratis Kementerian Perhubungan, di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Sabtu (2/7).

Dia pun menuturkan, mudik bareng gratis akan terus ada sebelum tertata moda transportasi itu dengan baik dan semua pelayanan publik dengan baik.

“Maka ini adalah masa transisi menuju kepada pelayanan publik yang seharusnya bisa kita lakukan,” ucapnya.

[RoL/Ant]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *