
MADURAEXPOSE.COM–Hingga saat ini pihak Polres Sumenep mengaku belum bisa mengungkap motif penyiraman air panas Suryati yang dilakukan oleh suaminya sendiri.
“Utk motif sementara blm jls tp diawali cekcok mulut lalu disiran dg air panas bekas olahan pentol,” beber abd Mukid9 Kasubag Humas Polres Sumenep, melalui media partner, Kamis dini hari 28 Desember 2017.
Diberitakan sebelumnya, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi pada
Suryati Warga Dusun Sempangan, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang disiram dengan air panas oleh suaminya sendiri pada Rabu (27/12) kemarin.
Peristiwa terjadi sekira pukul 8:30 wib dirumah kontrakannya di Dusun Padurekso, Desa Kalinget Timur, Kecamatan Kalianget. Pada saat itu Suryati ( korban) sedang memasak pentol yang akan dijual oleh Suaminya Ponidi (30) pelaku.
Namun, entah apa yang menjadi permasalahan, hingga pasutri itu terlibat cekcok mulut dan tiba – tiba si suami mengambil air panas bekas olahan pentol lantas disiramkan ke tubuh istrinya.
“Karena tubuhnya merasa kepanasan, korban langsung lari kekamar mandi,” kata Humas Polres Sumenep, Abd Mukid.
Paha korban juga melepuh terkena air panas yang disiramkan suaminya.

Menurutnya, korban langsung dilarikan ke Polindes setempat oleh Suaminya dibantu tetangganya untuk dilakukan penanganan pertama.
“Setalah itu korban dibawa ke Puskesmas kalianget untuk dilakukan perawatan medis,” katanya.
Korban mengalami luka melepuh ditubuh bagian kanan mulai dari bawah ketiak hingga betis sebelah kanan.
” Pelaku dijerat dengan Pasal 44 UU no 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan Ancaman diatas 5 tahun penjara,” tandasnya.
(uni/fer)

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
