Minta – Minta Sumbangan AWPI Dikecam

Terbit: 25 Maret 2016 | 06:35 WIB

Dua oknum wartawan yang tergabung di organisasi AWPI yang meminta-minta sumbangan tengah di klarifikasi Wartawan di Madiun, Agus Cahyono (duduk paling kiri depan ) dan Suradi (duduk paling kanan depan).

MADURA EXPOSE–Berdalih meminta sumbangan untuk deklarasi di Madiun, organisasi Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), dinilai banyak kalangan cukup meresahkan. Pasalnya, organisasi yang anggotanya banyak yang bukan dari kalangan wartawan ini, membuat proposal untuk meminta sumbangan di berbagai instansi pemerintahan, perkantoran, perusahaan hingga ke Desa maupun Kelurahan di Kota dan Kabupaten Madiun.

Keresahan masyarakat mulai mencuat ketika dua oknum wartawan yang mengaku tergabung di AWPI mendatangi salah satu perusahaan roti di Jl. Cokroaminoto Kota Madiun dengan maksud meminta sumbangan. Merasa curiga dan tak yakin dengan keberadaan dua oknum wartawan itu, Manager Operasional perusahaan, Eka Rahmad Susanto berkoordinasi dengan salah satu temannya yang kebetulan juga berprofesi sebagai wartawan di Kota Madiun yang kemudian menghubungi teman media lainnya.

Eka Rahmad Susanto mengaku dirinya diberi selebaran yang isinya meminta bantuan uang untuk pelaksanaan pelantikan pengurus cabang AWPI Madiun, namun dia hanya diperbolehkan membaca isi proposal dengan alasan cuma satu dan untuk mencari sumbangan ke tempat lain. [(Joe/iFJ)]

  • Avatar

    administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Strategi Emil Dardak Perkuat Ekonomi Desa Lewat Jambore Kampung Tematik 2026 di Madiun

    Terbit: 25 Februari 2026 | 21:45 WIB SURABAYA, MADURA EXPOSE – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Jambore Nasional Kampung Tematik Indonesia (KTI) yang…

    Kiblat Surabaya di Sumenep: Mengurai Sengkarut Kemiskinan dari Level RT

    Terbit: 23 Februari 2026 | 05:22 WIB Sumenep, MaduraExpose.com-  Momentum Ramadhan 2026 di Kabupaten Sumenep tahun ini tidak hanya diisi dengan ritual keagamaan. Di balik tembok tebal Pendopo Agung Keraton,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *