Metro TV Minta Maaf Atas Kekeliruan Pemberitaan Wahdah Islamiyah

0
585

MADURA EXPOSE—Rilis: Metro TV Minta Maaf Atas Kekeliruan Pemberitaan Wahdah Islamiyah
Dalam Tayangan Langsung Metro TV, Klarifikasi Wahdah Islamiyah dalam Program Selamat Pagi Indonesia,Selasa (19/1) Pukul 07.30 WIB Pihak Metro TV menyatakan Permohonan maaf atas Kekeliruan Pemberitaan yang Pada Program NSI 3 Januari Lalu yang menyebutkan Wahdah Islamiyah dan Ketuanya Ustadz Zaitun Rasmin Terlibat Jaringan Terorisme di Indonesia.

“Kami luruskan kembali informasi bahwa Wahdah Islamiyah adalah sebuah organisasi yang memang fokus terhadap Dakwah dan Pendidikan Islam. Dan untuk itu juga pak Ustadz kami segenap Metro TV menghaturkan permohonan maaf atas kekeliruan yang terjadi dan memang mungkin kita bisa mengambil hikmahnya, ini adalah mungkin sebuah jalan kita supaya bersilaturahim bertemu dan juga mungkin mengenal lebih jauh dakwah di Indonesia,” Papar Pemandu acara mewakili Pihak Redaksi dan Metro TV.

Dalam Klarifikasinya di acara ini, Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah menegaskan kembali Bahwa Wahdah Islamiyah merupakan salah satu Ormas Islam Nasional yang fokus ke Dakwah,Pendidikan,Lingkungan Hidup dan bahkan turut aktif dalam Usaha Pencegahan Terorisme.

“ini sangat penting, terutama pada generasi muda yang besar semangatnya, yang tinggi semangatnya, apalagi di daerah-daerah seperti Makassar Sulawesi Selatan yang terkenal dengan semangat anak-anak muda di sana. Ini harus dilakukan pembinaan. Wahdah Islamiyah Alhamdulillah melakukan pembinaan yang intensif kepada mereka untuk meluruskan kalau ada pemahaman-pemahaman yang radikal,” Jelas Ustadz yang merupakan Unsur Pimpinan di MUI Pusat,Wakil Sekjen.

Sebab misalnya pemahaman tentang jihad, Wahdah Islamiyah dengan tegas bahwa jihad saat ini di negeri kita seperti Indonesia, di negeri-negeri muslim yang damai itulah dakwah dan pendidikan, apalagi dengan kondisi ummat yang seperti saat ini, begitu banyak kelemahan, keterbelakangan dalam berbagai hal. Maka yang terpenting adalah dakwah dan pembinaan itu.

“Nah itu salah satu langkah yang sangat penting, sebab biasanya hal-hal seperti ini lahir justru dari pemahaman keliru tentang jihad misalnya, Ini harus di luruskan,” tegas Ustadz
Yang kedua bahwa Wahdah Islamiyah selalu menanamkan kepada para kader dan kaum muslimin, tidak boleh menimpakan kesalahan orang lain orang kepada orang lain.

“Nah inikan salah satu misalnya akar terorisme itu, ada perbuatan orang tertentu kepada kaum muslimin misalnya atau negara tertentu, lalu ada diantara pemuda yang semangat, udahlah kita balas aja ini mereka satu bangsa atau satu Negara, satu agama, itu tidak boleh. Dalam islam itu kita bahkan boleh berbuat baik, disuruh untuk berbuat adil kepada non muslim yang tidak memerangi kaum muslimin dan tidak boleh menimpakan kesalahan seseorang kepada orang lain,” Ulas Ustadz.

Bahwa kita tentu berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi dengan media manapun. Dan ini pelajaran, media kita harus jaga aset bangsa dan karena itu informasi dari manapun tolong dicek, termasuk bukan kepada media saja, termasuk kepada pihak kepolisian, BNPT perlu mengecek kalau ada informasi-informasi, mengklarifikasi ulang, mungkin ada isu-isu. Ini penting sekali untuk menjaga keutuhan persatuan ummat dan bangsa kita. Sebab kadang-kadang informasi yang keliru itu bisa berakibat besar, apalagi masalah terorisme.

“Sekarang ini isu terorisme sama dengan PKI dahulu, kalau orang disebut dengan dulu PKI itukan berbahaya sekali, sama dengan sekarang jadi harus lebih hati-hati,” tutup Ustadz

Setelah dipenuhinya tuntutan Hak Jawab dan Permohonan Maaf dari Metro TV, maka kasus ini dianggap selesai.Terima kasih kepada seluruh anggota dan simpatisan yang telah solid mendukung, dan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah merasa terganggu atau direpotkan atas kasus ini.

[VO-I]