Wahdah Islamiyah Ultimatum Metro TV 2 x 24 Jam untuk Minta Maaf

Terbit: 12 Januari 2016 | 18:02 WIB

MADURA EXPOSE—Wahdah Islamiyah dalam konferensi persnya menuntut stasiun televisi Metro TV untuk meralat pemberitaan fitnah dalam waktu 2×24 jam setelah pernyataan tersebut diterima Metro TV.

Pemberitaan yang dimaksud adalah pada tayangan News Story Insight (NSI) Metro TV beberapa waktu lalu. Pada tayangan tersebut Wahdah Islamiyah disebut Metro TV ada keterkaitan dengan jaringan teroris di Indonesia.

“Karena itu, kami menuntut pihak metro TV meralat pemberitaan tersebut dalam waktu 2 x 24 jam setelah pernyataan kami ini diterima oleh pihak Metro TV,” demikian isi rilis Wahdah Islamiyah yang dibacakan Ikhwan Abdul Jalil, Wakil Ketua DPP Wahdah Islamiyah di Restoram Pulau Dua Senayan, Jakarta, Senin (11/1/2016).

Ralat yang dimaksud adalah dengan jalan memberikan kesempatan kepada Wahdah Islamiyah untuk meluruskan info yang tidak benar ini dalam siaran live Metro TV.

Selain itu, Wahdah Islamiyah meminta agar Metro TV menyampaikan permintaan maafnya kepada Ustadz Zaitun Rasmin selama tiga hari berturut turut di media massa Nasional.

Wahdah Islamiyah juga segera melayangkan somasi kepada Metro TV setelah acara konfrensi pers.*

[Sendia/Syaf/voa-i]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

Nalar Sirkular: Ketika Pesantren Menaklukkan Paradigma ‘Limbah’

Terbit: 21 Maret 2026 | 09:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | SUMENEP – Di tengah krisis pengelolaan sampah nasional, institusi pendidikan tradisional Islam (Pesantren) justru muncul sebagai pionir ekonomi sirkular yang pragmatis…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *