
MaduraExpose.com – Persidangan kasus ODGJ Sapudi di PN Sumenep (15/1/2026) bukan sekadar menguji fakta fisik, melainkan menguji nurani hukum nasional yang baru. Melalui Dupliknya, Kuasa Hukum Marlaf Sucipto menggugat konstruksi dakwaan JPU dengan landasan filsafat hukum pidana terbaru yang memandang bahwa tidak setiap perbuatan terlarang adalah kejahatan.
1. Pergeseran Paradigma: Dari Kepastian ke Keadilan Substansial
Berdasarkan filsafat KUHP Nasional (UU No. 1/2023), hukum tidak lagi kaku melihat “siapa memukul siapa”, melainkan “mengapa hal itu terjadi”.
Tiada Pidana Tanpa Kesalahan (Nulla Poena Sine Culpa): Para terdakwa tidak memiliki niat jahat (mens rea). Tindakan mereka adalah respon defensif (bertahan) terhadap ancaman nyata dari Sahwito yang sedang mengamuk.
Asas Lex Favor Reo: Dengan berlakunya KUHP baru per 2 Januari 2026, Majelis Hakim wajib menerapkan Pasal 34 yang menghapuskan sifat pidana pada perbuatan pembelaan terpaksa.
2. Pembelaan Terpaksa (Noodweer) sebagai Alasan Pembenar
Secara filosofis, negara tidak boleh menghukum warga yang mengambil alih peran perlindungan keamanan dalam situasi darurat yang mendesak.
Fakta Korban: Terdakwa Asip Kusuma dan Musahwan adalah korban fisik yang nyata (luka dan cekikan).
Proporsionalitas: Pengikatan yang dilakukan adalah upaya paling minimal untuk mencegah eskalasi kekerasan yang lebih fatal di tengah kerumunan massa. Mengkriminalisasi tindakan ini sama saja dengan merampas hak warga negara untuk mempertahankan nyawanya.
3. Kritik atas Ketimpangan Penegakan Hukum
Penasihat hukum menyoroti aspek Keadilan Komutatif, di mana hukum harus diterapkan secara setara. Adanya pihak lain yang terlibat namun tidak diproses hukum menunjukkan dakwaan ini bersifat selektif dan mencederai rasa keadilan masyarakat Sapudi.
4. Menuju Putusan Vrijspraak (Bebas Murni)
Dalam filsafat hukum modern, tujuan pemidanaan bukan untuk membalas, melainkan untuk menyelesaikan konflik. Menghukum warga yang sedang menyelamatkan diri dan lingkungan dari amukan ODGJ justru menciptakan ketidakadilan baru.
“Tindakan para terdakwa adalah bentuk Self-Defense yang sah secara moral dan konstitusional. Jika mereka dihukum, maka hukum kehilangan fungsinya sebagai pelindung rakyat,” tegas Marlaf.
Konstruksi Hukum untuk Majelis Hakim:
Melalui argumen ini, Penasihat Hukum memohon agar Majelis Hakim menggunakan wewenang diskresioner dan keberanian moral untuk:
Memutus Bebas (Vrijspraak): Karena perbuatan tersebut bukanlah tindak pidana, melainkan pelaksanaan hak pembelaan diri.
Memulihkan Harkat dan Martabat: Mengembalikan nama baik keempat terdakwa sebagai warga negara yang patuh, bukan kriminal.
(Tim Liputan MaduraExpose.com)

![UPAYA PENEGAKAN HUKUM: Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyeret sejumlah pengusaha besar.[Sumber: Dokumentasi Resmi Instagram @kpk_official] UPAYA PENEGAKAN HUKUM: Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyeret sejumlah pengusaha besar.[Sumber: Dokumentasi Resmi Instagram @kpk_official]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775108953/kpk-panggil-pengusaha-rokok-kasus-bea-cukai_jk0atq.jpg)
![Prof. Mahfud MD [Foto: Tangkapan Layar Youtube Mahfud MD Official] Prof. Mahfud MD [Foto: Tangkapan Layar Youtube Mahfud MD Official]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1774736793/mahfud-md-sentil-kpk-tahanan-rumah-yaqut_kh23mn.jpg)
![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)