
Malang, Jawa Timur – Fondasi keilmuan sebuah disiplin tidak terletak hanya pada praktik, tetapi pada kerangka berpikir filosofis yang melandasinya. Dalam studi Administrasi Publik, mata kuliah “Filsafat dan Teori Administrasi Publik” berfungsi sebagai episentrum intelektual, terutama di jenjang Magister. Mata kuliah ini tidak hanya mengulas ‘apa’ yang dilakukan pemerintah, tetapi merenungkan ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ fondasi etis dan teoretis praktik administrasi terbentuk.
Hal ini disoroti secara mendalam oleh Sulafah Fatin Khannanah, M.A.P., dosen pengajar Program Pascasarjana Universitas Waskita Dharma, Malang. Dalam sesi perkuliahan terbaru, beliau menegaskan bahwa mata kuliah ini berorientasi untuk menghasilkan lulusan yang mampu menganalisis secara kritis hakikat, paradigma, dan perkembangan pemikiran dalam Administrasi Publik.
“Tujuan utama kita adalah membekali mahasiswa dengan kerangka berpikir filosofis untuk memahami ontologi (hakikat), epistemologi (cara memperoleh pengetahuan), dan aksiologi (nilai) ilmu administrasi publik,” jelas Sulafah dengan senyum khasnya, Sabtu (12/12/2025).
Fondasi Esensial: Dari Klasik menuju Kontemporer
Mata kuliah ini dirancang sebagai landasan esensial bagi pemikir administrasi publik masa depan. Selama 16 sesi, pembelajaran menggunakan pendekatan blended method (ceramah, diskusi, studi kasus) yang menuntut partisipasi aktif dan analisis mendalam, sesuai dengan level Magister (L1 hingga L9).
1. Pergeseran Paradigma: Mencari Hakikat Ilmu
Fase awal perkuliahan berfokus pada pembangunan fondasi. Mahasiswa diajak melakukan refleksi ontologis terhadap hakikat administrasi publik sebagai ilmu dan praktik. Perdebatan mengenai dikotomi politik-administrasi yang dicetuskan oleh Woodrow Wilson (1887) dianalisis kembali, diikuti dengan penelaahan struktur birokrasi rasional Max Weber dan kontribusi manajemen saintifik Frederick Winslow Taylor.
Diskusi kemudian bergeser menuju pergeseran epistemologis dari paradigma tradisional ke pendekatan modern. Mahasiswa membedah evolusi pemikiran:
Administrasi Publik Tradisional: Berfokus pada efisiensi dan hierarki (model birokrasi).
New Public Administration (NPA): Penekanan pada nilai, etika, dan keadilan sosial (relevansi).
New Public Management (NPM): Adopsi prinsip pasar dan efisiensi korporat (kinerja).
Good Governance: Penekanan pada kolaborasi, akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi multi-aktor.
Perubahan paradigma ini menjadi kunci dalam memahami konteks praktik pemerintahan kontemporer.
2. Isu Kontemporer dan Evaluasi Kritis

Fase lanjutan (Minggu 9–15) mengangkat isu-isu yang sarat dengan implikasi aksiologis dan praktik kebijakan, sesuai dengan capaian pembelajaran tingkat tinggi (CPMK 5 & 6, L7-L9).
Desentralisasi dan Otonomi Daerah dibahas bukan hanya dari aspek hukum, tetapi dari perspektif Filsafat Pembangunan Publik—bagaimana distribusi kekuasaan memengaruhi capaian keadilan, efektivitas, dan responsivitas pelayanan publik lokal.
“Suasana perkuliahan menjadi sangat menarik ketika kita masuk ke isu Governance dan Good Governance. Di sini, kita menganalisis praktik kolaborasi antara negara, sektor swasta, dan masyarakat sipil. Ini adalah model demokrasi deliberatif yang menuntut akuntabilitas publik sejati,” ujar Sulafah Fatin .
Selain itu, fokus pada Evaluasi Kinerja Sektor Publik memerlukan pemahaman mendalam tentang indikator yang tidak hanya berbasis output (kuantitas) tetapi juga outcome (dampak) dan impact (efektivitas jangka panjang) kebijakan.
Rancangan Pembelajaran: Mendorong Analisis Sintesis
Rancangan Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah ini sengaja disusun untuk mendorong kemampuan analisis dan sintesis pada level Magister. Evaluasi tidak hanya mengukur pemahaman konsep dasar (CPMK 1) melalui kuis, tetapi juga kemampuan analisis mendalam terhadap pemikiran tokoh (CPMK 2) dan puncaknya adalah Presentasi Kelompok/Diskusi yang mengukur kemampuan kolaborasi dan sintesis materi kontemporer (CPMK 5, 6).
| Jenis Evaluasi | Deskripsi | Mengukur CPMK |
| Tugas Analisis Tokoh | Analisis mendalam terhadap pemikiran tokoh Administrasi Publik klasik (misalnya, Weber, Simon) dalam konteks modern. | CPMK 2 |
| Presentasi Kelompok | Kemampuan kolaborasi, sintesis, dan presentasi isu kontemporer (Good Governance, Desentralisasi). | CPMK 5, 6 |
| UAS Komprehensif | Evaluasi tertulis/lisan yang menguji pemahaman dan analisis kritis materi modern. | CPMK 5, 6 |
Mata kuliah ini berhasil menciptakan ruang diskusi yang kritis. Para mahasiswa didorong untuk tidak sekadar menerima teori, tetapi menjadi “teoretisi kritis” yang mampu mengaitkan konsep filosofis (misalnya, rasionalitas terbatas Herbert Simon atau nilai-nilai keadilan Rawlsian) dengan tantangan nyata dalam pelayanan publik dan kebijakan pemerintah.
Pada akhirnya, “Filsafat dan Teori Administrasi Publik” di Program Magister Universitas Waskita Dharma adalah investasi intelektual. Ia membekali para administrator publik masa depan dengan perangkat kognitif yang kokoh, mengubah mereka dari sekadar pelaksana menjadi agen perubahan yang sadar ontologi, epistemologi, dan aksiologi di balik setiap keputusan publik.***



![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)