Membangun Homo Faber: Study Tour UPI Sumenep ke Kampung Inggris Pare, Menempa Daya Saing Global

Terbit: 16 Desember 2025 | 01:18 WIB

KEDIRI – Universitas PGRI Sumenep (UPI Sumenep) terus memperkuat upaya menembus batas globalisasi pendidikan, mengintegrasikan teori dengan praktik berbasis pengalaman langsung. Salah satu langkah strategis yang baru saja direalisasikan adalah melalui program study tour mahasiswa ke Kampung Inggris Pare, Kediri, yang digelar selama dua hari, 14–15 Desember 2025.

Kegiatan akademik yang berorientasi pada pengembangan skill praktis ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Rektor I Bidang Akademik UPI Sumenep, Dr. Suhartatik, M.Pd.

Filsafat Pendidikan: Investasi Humaniora dan Adaptasi Global

Sebanyak 189 Mahasiswa UPI Sumenep Ikuti Studi Akademik di Kampung Inggris Pare, Kediri, Jawa Timur. dok.Istimewa.

Dalam perspektif filsafat pendidikan, kegiatan ini mencerminkan komitmen kampus untuk mencetak homo faber—manusia pekerja yang adaptif dan mampu menciptakan solusi. Dr. Suhartatik menilai kegiatan akademik berbasis pengalaman langsung seperti ini menjadi langkah strategis dalam membentuk mahasiswa yang berdaya saing dan siap menghadapi tantangan global.

“Study tour ke Kampung Inggris Pare bukan sekadar perjalanan akademik, tetapi investasi masa depan. Di sinilah mahasiswa belajar bahasa Inggris secara intensif, komunikatif, dan kontekstual—sebuah bekal penting untuk mewujudkan Universitas PGRI Sumenep sebagai kampus berorientasi global,” kata Dr. Suhartatik, M.Pd, Senin (15/12/2025).

Ia menegaskan, penguasaan bahasa Inggris saat ini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan utama dalam dunia akademik, riset, dan kompetisi di dunia kerja internasional. Konsekuensinya, kampus wajib mendorong kegiatan yang terintegrasi dengan kurikulum pembelajaran untuk memastikan relevansi lulusan.

Pare Sebagai Laboratorium Komunikasi Lintas Budaya

Kampung Inggris Pare dinilai sebagai laboratorium pembelajaran bahasa yang tidak hanya mengasah kemampuan linguistik (linguistic competence), tetapi juga membangun kepercayaan diri mahasiswa dalam berkomunikasi internasional (communicative competence).

Selama kegiatan, mahasiswa dari berbagai program studi mengikuti kursus intensif, praktik percakapan aktif, hingga simulasi komunikasi dalam lingkungan berbahasa Inggris penuh. Antusiasme peserta terlihat tinggi, mencerminkan semangat generasi muda Sumenep dalam meningkatkan kualitas diri dan daya saing global.

“Mahasiswa dan dosen sama-sama belajar di Pare. Tidak hanya soal bahasa, tetapi juga budaya belajar yang disiplin, terbuka, dan kolaboratif. Ini adalah pengalaman akademik yang berdampak langsung dalam pembentukan karakter dan kematangan akademik mahasiswa,” tambahnya.

UPI Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi akademik yang relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui program-program strategis yang mengedepankan experiential learning seperti study tour internasionalisasi bahasa ini, kampus optimistis mampu mencetak lulusan unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.***

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Titip Lab di Mapolda Jatim

Terbit: 15 April 2026 | 14:41 WIB SUMENEP, MADURA EXPOSE– Keheningan Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, mendadak pecah pada Senin sore (13/4). Seolah menjadi…

Konferensi Pers Temuan Kokain 27 Kg Batal Mendadak Kapolda Jatim Dipanggil Wakapolri

Terbit: 14 April 2026 | 15:00 WIB SUMENEP – Publik yang menanti rilis resmi terkait temuan fantastis 27,83 kilogram diduga kokain di Giligenting harus gigit jari. Agenda konferensi pers yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *