Berawal dari kekecewaan terhadap Yusril Ihza Mahendra yang menjadi kuasa hukum Yotin Kuarabiab, nahkoda kapal Silver Sea dari Thailand yang diduga melakukan pencurian ikan, Menteri Susi Pudjiastuti pun mengatakan Pakar Tata Negara itu seperti membantu para pelaku illegal fishing.

Namun dalam akun Twitter pribadi miliknya, Yusril mempertanyakan apakah dengan apa yang dilakukan oleh menteri nyentrik tersebut pemerintahan mendapatkan keuntungan.

“Tanya Bu @susipudjiastuti berapa realisasi penerimaan PBPB Kementerian KKP sampai Desember 15? Baru 40 milyar, kan?” tanya Yusril pada akunnya @Yusrilihza_Mhd.

Dengan merasa berhasil memasang target yang dihendaki oleh Menteri Susi, Yusril juga menyebut Kementerian yang dipimpinnya itu hanya mendapatkan 40 miliar.

“Apakah bu @susipudjiastuti merasa berhasil pasang target penerimaan 1,4 T dapatnya cuma 40M?” Karena itu Ketua Umum PBB ini merasa apa yang dilakukan oleh Susi perlu dipertanyakan.

“Saya tanya anda bu @susipudjiastuti berapa anggaran Kementerian KKP dlM APBN sekarag ? Apa anda merasa berhasil?”
Yusril pun menyentil Susi agar tidak melakukan pembohongan publik terkait apa yang telah dilakukannya sebagai Menteri.

Karena baginya, apa yang dilakukan Susi merupakan sebuah penipuan terhadap rakyat Indoenesia.
“Saya minta anda bu @susipudjiastuti jawab dengab jujur. Stop pencitraan yang hanya menipu rakyat. Tolong anda bu @susipudjiastuti jawab langsung pertanyaan saya. Tidak perlu kerahkan pasukan caci maki di medsos untuk mengalihkan persoalan.”

(Ros/voa-i)

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM