Mayoritas Warga Giliyang Hidup Diatas 100 Tahun

0
1182
Meski berumur lebih dari 100 tahun, dua nenek ini masih menjalankan aktivitas keseharian dengan normal. (Dok.MaduraExpose.com)

Sumenep, MaduraExpose.com- Dalam catatan sejarah orang-orang Pulau Giliyang, Sumenep, dikenal memiliki umur panjang hingga ratusan tahun. Ditengarai, karena kawasan tersebut dikenal memiliki kandungan oksigen murni diatas rata-rata 20,9. Angka ini menunjukkan tertinggi di dunia setelah Negara Bosnia. Tak heran jika penduduk setempat, hampir mencapai 50 persen, mayoritas berumur panjang hingga usia diata 100 tahun.

Bahkan seorang nenek bernama Suhati, sampai saat ini sudah berumur 125 tahun dan Sumabiya berumur 100 tahun. Dua nenek ini merupakan saudara kandung yang tinggal di Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Meski sudah berusia lanjut, namun kedua nenek ini masih terlihat segar bugar dan terbukti, saat MaduraExpose.com berkunjung di kediamannya, mereka berdua masih sehat melakukan aktivitas keseharian.

“Nenek saya yang bernama Suhati sudah berumur 125 tahun dan sudah memiliki enam keturunan. Dan saya sendiri sudah memiliki dua orang cucu”, ujar Murais, cucu Suhati, saat berbincang dengan MaduraExpose.com.

(m2d/fer)