
Terbit: 2 Juni 2015 | 04:11 WIB
Sampang. Madura Expose
Kendaraan zusuki sartria berboncengan menggunakan satu helm, melaju dari arah barat ke timur kaget karena melihat ada razia polisi.
Lantas pengendara putar balik dan terjatuh, karena ada petugas polisi menghampiri lantas keduanya melarikan diri ke jalan kenari kelurahan gunung sekar.
Di konfirmasi, Kasat Lantas Polres Sampang AKP Aditia Kusuma melalui Kaur Bin Ops (KBO) Ipda M. Mohni, dirinya mengatakan bahwa saat melaksanakan razia di depan pasar srimangunan, melihat kedua pengendara Suzuki satria terjatuh, selanjutnya anggota yang melaksanakan razia menghampiri pengendara yang terjatuh.
“Mungkin pengendara takut karena yang bonceng tidak menggunakan helm saat akan melintas di depan pasar srimangunan yang saat itu ada kegiatan razia,” tegasnya Senin 1/6/15.
Terpisah, menurut keterangan H. Saleh warga Desa Gulbung Kecamatan Pengarengan yang merupakan saksi dari beberapa warga yang berani mengatakan ke awak media, dirinya mengatakan memang benar pengendara tersebut jatuh sendiri setelah melihat ada razia polisi. Namun, setelah terjatuh kedua pengendara melarikan diri, kemudian H. Saleh melihat ada dua anggota Polisi mengejar pengendara itu ke jalan delima.
“Ada dua polisi yang mengejar masuk ke gang jalan delima pak,” pungkasnya.
H. Saleh menyayangkan tindakan polisi yang pengejar pengendara seperti hendak menangkap seorang pelaku tindak kriminal, bahkan satu diantara pengendara sempat di borgol oleh Polisi yang mengejarnya.
“Masak mengejar pemilik sepeda motor seperti mau menangkap maling pak, sampek tangannya di borgol,” paparnya.
Pantauan Madura Expose, kedua pengendara tersebut sudah di amankan di Pos Polisi 90 Pasar, bahkan satu di antara pengendara di borgol oleh Polisi, berselang sepuluh menit keduanya di lepaskan dan polisi hanya mengamankan kendaraan Suzuki satria nopol M 4526 NL.
(ron/fer)



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)