Ilustrasi /Foto: Ferry Arbania
Sampang. Madura Expose
Kendaraan zusuki sartria berboncengan menggunakan satu helm, melaju dari arah barat ke timur kaget karena melihat ada razia polisi.
Lantas pengendara putar balik dan terjatuh, karena ada petugas polisi menghampiri lantas keduanya melarikan diri ke jalan kenari kelurahan gunung sekar.
Di konfirmasi, Kasat Lantas Polres Sampang AKP Aditia Kusuma melalui Kaur Bin Ops (KBO) Ipda M. Mohni, dirinya mengatakan bahwa saat melaksanakan razia di depan pasar srimangunan, melihat kedua pengendara Suzuki satria terjatuh, selanjutnya anggota yang melaksanakan razia menghampiri pengendara yang terjatuh.
“Mungkin pengendara takut karena yang bonceng tidak menggunakan helm saat akan melintas di depan pasar srimangunan yang saat itu ada kegiatan razia,” tegasnya Senin 1/6/15.
Terpisah, menurut keterangan H. Saleh warga Desa Gulbung Kecamatan Pengarengan yang merupakan saksi dari beberapa warga yang berani mengatakan ke awak media, dirinya mengatakan memang benar pengendara tersebut jatuh sendiri setelah melihat ada razia polisi. Namun, setelah terjatuh kedua pengendara melarikan diri, kemudian H. Saleh melihat ada dua anggota Polisi mengejar pengendara itu ke jalan delima.
“Ada dua polisi yang mengejar masuk ke gang jalan delima pak,” pungkasnya.
H. Saleh menyayangkan tindakan polisi yang pengejar pengendara seperti hendak menangkap seorang pelaku tindak kriminal, bahkan satu diantara pengendara sempat di borgol oleh Polisi yang mengejarnya.
“Masak mengejar pemilik sepeda motor seperti mau menangkap maling pak, sampek tangannya di borgol,” paparnya.
Pantauan Madura Expose, kedua pengendara tersebut sudah di amankan di Pos Polisi 90 Pasar, bahkan satu di antara pengendara di borgol oleh Polisi, berselang sepuluh menit keduanya di lepaskan dan polisi hanya mengamankan kendaraan Suzuki satria nopol M 4526 NL.
(ron/fer)

 

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM