Tak layak konsumsi, jatah Raskin dibuat pakan ternak

0
707
Warga Miskin Sampang kecewa dapat jatah raskin yang layak untuk pakan ternak (Dok. Madura Expose)

Sampang. Madura Expose

Ternyata bantuan beras miskin (raskin) dari pemerintah selama ini memang patut dipertanyakan kwalitasnya.

Sebagai bukti beberapa waga di Jalan Aji Gunung RT 02 RW 04 Kelurahan Gunung Sekar Kecamatan Kota Sampang, mengeluhkan jatah raskin bulan Mei ini kondisinya jelek, berbau apek, serta banyak butir beras patah sehingga tak layak konsumsi.

“Beras raskin yang saya tebus, berbau apek dan warnanya berubah tidak putih lagi,” jelas Abdul Muhyi (60) penerima raskin di Jalan Aji Gunung Kelurahan Gunung Sekar.

Pantuan dilapangan, raskin yang diterima warga sekitar tiga hari lalu, berwarna coklat, kotor dan berbau apek. Sehingga mereka memilih untuk dijadikan pakan ternak.

Menurut Muktiyah (52) warga setempat. Untuk menebus beras bulog seberat 15 Kg itu, warga harus mengeluarkan uang senilai Rp 24.000.

“Namun setelah hendak di konsumsi ternyata berasnya seperti ini, sama saja meracuni masyarakat,” kesalnya .

Di temui terpisah Korlap Bulog di Sampang, Dwi Heru Kiswanto. Mengungkapkan pihaknya tidak bisa memberikan statemen terkait temuan pendistribusian raskin tersebut. Selain itu, ia mempersilahkan kepada awak Media untuk mengkonfirmasi ke Kasubdriv Madura di Pamekasan.

“Mohon maaf kami tidak mempunyai wewenang untuk memberikan keterangan, setiap pernyataan statemen pemberitaan kegiatan bulog hanya bersumber di Pamekasan,” paparnya.

(ron/fer)