MaduraExpose.com– Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Agung Keraton menjadi momen yang khidmat bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep. Acara ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan sebuah ajakan untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW, sosok teladan yang diutus Allah SWT sebagai rahmat bagi semesta alam.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merefleksi diri. Ia menekankan pentingnya mencontoh akhlak Nabi yang dikenal dengan kejujuran, amanah, rendah hati, dan penuh kasih sayang. Nilai-nilai ini menjadi pondasi penting untuk membangun kehidupan bermasyarakat yang damai dan toleran.
Menerapkan Nilai Kenabian dalam Pelayanan
Lebih dari sekadar seremonial, peringatan Maulid Nabi juga menjadi seruan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep. Bupati Fauzi meminta mereka untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Sebagai pelayan masyarakat, abdi negara harus mencerminkan semangat Nabi Muhammad SAW dalam membangun umat, yaitu bekerja dengan ikhlas, memberikan pelayanan tanpa pamrih, dan selalu berpihak pada kebenaran,” ujarnya.
Mempererat Silaturahmi dan Persatuan
Mengusung tema “Momentum Mempererat Silaturahmi, Cinta Kedamaian Dalam Persatuan Keberagaman,” acara ini diawali dengan pembacaan Surat Yasin, Salawat Nabi, dan Qiyam. Acara ini bukan hanya memperkuat keimanan, tetapi juga memupuk semangat kebersamaan di antara seluruh elemen masyarakat. Dengan meneladani akhlak Rasulullah, diharapkan masyarakat Sumenep dapat terus menjunjung tinggi kejujuran dan kepedulian sosial, mewujudkan daerah yang lebih baik dan maju. Acara ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Kabupaten Sumenep.


















