
Demo Kasus Korupsi Kadin jatim Rp. 60 Milyar
Pada hari Jumat 27 Maret 2015, kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) kembali didemo oleh puluhan anggota masyarakat yang mendesak agar kejaksaan mengusut secara tuntas dugaan korupsi dana hibah dari APBD tahun 2010 -2015 pada Kamar Dagang & Industri (Kadin) Jatim sebesar Rp.60 milyar.
Kali ini demonstrasi terjadi dalam dua gelombang, dimana puluhan warga yang menamakan diri Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) mendatangi Kejati Jatim, dan perwakilannya menyerahkan tuntutannya pada pihak Kejati Jatim.
Saat kelompok pertama belum usai berdemonstrasi, datanglah puluhan warga lain yang juga menamakan Masyarakat Anti Korupsi. Hal sempat memicu terjadinya hal yang unik, karena rombongan yang berbeda tadi punya nama yang sama, maka timbul dialog diantara dua rombongan. Dan untuk membedakan diri dengan rombongan pertama akhirnya rombongan kedua akhirnya menyingkat namanya menjadi MAPI dengan kepanjangan sama yakni Masyarakat Anti koruPsi.
Tuntutan dari dua kelompok masyarakat ini hampir sama, yakni meminta Kejati Jatim agar serius mengusut dugaan korupsi dana hibah Kadin Jatim sebesar Rp. 60 milyar tersebut dan mendesak agar kejati Jatim memeriksa La NYalla Mattalitti ketua Kadin Jatim dan menetapkannya sebagai tersangka. Bahkan untuk mempermudah pemeriksaan, para pendemo meminta Kejati untuk menjebloskan La Nyalla Mattalitti ke tahanan, menyusul para tersangka lain yang sudah mendahului mendekam di rumah tahanan Medaeng
Karena menurut mereka yang paling bertanggungjawab atas penyelewengan dana hibah ini adalah ketua Kadin Jatim. Bukan para staffnya yakni Diar Kusuma Putra dan Nelson Sembiring yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Jatim. Karena para staff itu hanya menjalankan perintah dari ketua.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kejati Jatim telah menetapkan Diar dan Nelson sebagai tersangka dugaan korupsi dana hibah Kadin Jatim sebesar Rp.60 milyar serta menjebloskan para tersangka ke rumah tahanan Medaeng, karena ada indikasi kuat bahwa dana tersebut banyak dipakai untuk kegiatan fiktif dengan ditemukannya alat bukti puluhan stempel dan kwitansi palsu.
Kontributor: Bambang Tribuono
Redaktur : Ferry Arbania



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
