
Sumenep, MaduraExpose.com- Tidak puas menunggu lama penanganan kasus dugaan penggelapan raskin Desa Guluk-Guluk, Sumenep, membuat sejumlah perwakilan warga terpaksa mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat mendesak agar para jaksa segera menuntaskan sejumlah laporan warga beberapa waktu lalu.
Kedatangan warga Guluk-Guluk kali ini di dampingi salah satu advokat dan Subli Bangal selaku korlap pelaporan kasus raskin tersebut. Pihaknya menilai, kinerja Kejari Sumenep sangat lamban menangani kasus tersebut dan kesannya hanya berkutat pada proses penyidikan yang tak kunjung usai kapan penuntasannya.
Pihaknya juga meminta penegak hukum memprioritaskan kasus raskin desa tersebut karena dianggap ‘sangat berani’ dalam melakukan upaya penyimpangan.
“Kami datang kemari untuk meminta ketegasan pihak penyidik Kejaksaan Negeri Sumenep dalam menangani kasus raskin Desa Guluk-Guluk”, ujarnya Subli Bangal, koordinator pelaporan kepada awak media, Senin.
Pihaknya juga mendesak Kejari Sumenep lebih memperioritaskan kasus dugaan penyimpangan raskin di Desa Guluk-Guluk karena selama lima tahun pemerintahan desa berjalan, warga miskin mengaku hanya terima jatah raskin sebanyak 13 kali dengan jatah 5 kg per penerima manfaat raskin oleh kepala desa mereka.
Ditempat terpisah, Sugianto, SH selaku Kasi Pidsus Kejari Sumenep bilang, laporan kasus dugaan penggelapan bantuan raskin sebenarnya sudah ditangani, yang salah satunya dibuktikan dengan hasil pengumpulan data yang masuk keranah penyidikan.
Untuk diingat, kasus dugaan penggelapan beras miskin (raskin) Desa Guluk-Guluk sudah dilaporkan warga setempat sejak 31 Desember 2014 lalu.
(maz/fer)



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)