Mapolsek Manding Dilurug Massa Terlapor Kasus Pertengkaran

0
659

Madura Expose-Proses pelimpahan kasus pertengkaran yang ditangani Polsek Manding hari ini diserahkan ke pihak Kejaksaan Negeri (PN) Sumenep karena sudah dinyatakan lengkap (P21).

Namun saat terlapor hendak dibawa ke kantor Kejari, terjadi kericuha di Polsek Manding karena adanya protes dari pihak keluarga terlapor yang menuding pihak kepolisian tidak adil dalam menangani perkara tersebut hingga menyebabkan satu keluarga dinyatakan sebagai tersangka oleh pihak penyidik.

‘Polisi (sektor) Manding ini tidak adil dalam memperoses kasus pertengkaran. Hanya urusan sepele begini kami dibuat terkatung-katung selama tiga bulan”, teriak Mahfud, salah satu tersangka kasus pertengkaran istrinya dengan pelapor di kantor Polsek Manding, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (4/2/2016).

Mahfud menuding penyidik Polsek Manding bermain mata dengan pihak pelapor. Menurut dia, polisi dinilai tidak fair, karena kejadian sebenarnya adalah pertengkaran, namun dalam praktiknya, terlapor di BAP sebagai tersangka pengeroyokan beramai-ramai.

“Harusnya polisi sama-sama menjadikan pelapor sebagai tersangka. Karena pihak mereka yang memulai pertengkaran dengan istri saya”, imbuhnya.

Pantauan Madura Expose, sebagai bentuk protes terhadap penyidikan Polsek Ganding, keluarga Mahfud dan anak cucu mereka terlihat mendekam di ruang tahanan Mapolsek setempat.

[fer]