Mak Atun, Germo Tua Asal Batuan Sumenep

Terbit: 27 Mei 2017 | 04:59 WIB

MADURAEXPOSE.COM—Semula banyak tidak mengetahui, jika pekerjaan Mak Atun (40) sebagai penyedia wanita penghibur bahkan pekerja seks komersial (PSK) yang sering dipesan oleh para lelaki hidung belang.

Sayangnya, kasus ini baru terungkap disaat umat Islam berkonsentrasi menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1438 H. Wanita yang memiliki nama asli Hamidah ini, diduga kuat menjadi germo ditempat tinggalnya di Jalan Raya Lingkar Barat, Kecamatan Batuan, Sumenep, Jawa Timur.

Mak Atun ditangkap disalah satu warung makan, saat dirinya melayani pesanan dari salah satu pria hidung belang oleh Satuan Reserse Mobile (Satresmob) Polres Sumenep, Jumat 26 Mei 2017.

Terungkapnya sepak terjang perempuan paruh baya itu berawal dari laporan masyarakat setempat, yang selama ini mengaku resah.

Versi kepolisian, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, Mak Atun mendapat komisi pembayaran sebanyak Rp 50 ribu setiap kali berhasil menyediakan PSK kepada lelaki hidung belang.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang Rp 400 ribu dan sebuah handphone dari tangan tersangka.

Mak Atun akan dijerat dengan Pasal 506 KUHP tentang prostitusi dengan ancaman kurungan paling lama satu tahun. **

[Ferry]

HotExpose:  Anomali Regulasi di Tapakerbau: Hegemoni Modal vs Kedaulatan Ekologi

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Anomali Regulasi di Tapakerbau: Hegemoni Modal vs Kedaulatan Ekologi

Terbit: 16 April 2026 | 19:20 WIB SUMENEP – Eskalasi konflik agraria di pesisir Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, kini memasuki fase krusial yang menguji integritas penegakan hukum di Jawa…

Jurus Fajar ‘Kepung’ Ekonomi Rakyat

Terbit: 16 April 2026 | 12:00 WIB SUMENEP – Akselerasi ekonomi syariah di Kabupaten Sumenep memasuki babak baru. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar secara progresif mendorong inklusi keuangan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *