Madura Expose- Kalangan LSM di Kabupaten Sumenep mengaku sangat gerah dengan belum tuntasnya sejumlah persoalan aset dan keuangan yang dikelola daerah yang diduga banyak yang dijalankan tidak transparan, salah satunya soal pasar dan Pedagang Kaki Lima di Pasar Anom Baru Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Bahkan Edy Junaidy, Ketua LSM Penegak Pilar Bangsa, kepada Madura Expose, berencana melakukan aksis nujuk rasa besar-besaran ke Kantor DPPKA Sumenep bersama sejumlah aktivis LSM lainnya.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

“Kami menemukan adanya indikasi permainan yang dilakukan oleh sejumlah oknum pejabat. Biar semuanya jelas, kami akan melakukan aksi besar-besaran ke kantor DPPKA”, ancam Edy Junaidi melalui sambungan telponnya kepada Madura Expose.com, Minggu, 13 Maret 2016.

Deretan PKL di depan Kantor Kecamatan Ganding picu kemacetan parah jalan umum (Foto:Ferry Arbania/Maduraexpose.com)
Deretan PKL di depan Kantor Kecamatan Ganding picu kemacetan parah jalan umum (Foto:Ferry Arbania/Maduraexpose.com)

Sememntara Didik Untung Smasidi, Kepala Kantor DPPKA Pemkab Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut. Dihubungi sebelumnya, pihaknya mengaku masih sibuk dan meminta media ini dilain waktu.

[fer/mex]