
MADURAEXPOSE.COM– Aktifis Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Sumenep, Madura, Jawa Timur mempertanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi renovasi pasar tradisional Pragaan. Pasalnya kasus yang dilaporkan tahun 2014 itu, hingga saat ini Polres Sumenep belum menetapkan tersangka.
Padahal kata Saifuddin, sekitar satu bulan sebelumnya, jajaran petinggi Korps Bhayangkara Sumenep mengaku telah mengantongi nama tersangka.
“Kami tagih janji itu, karena sudah satu bulan belum juga ada tersangkanya,” kata Sai panggilan akrabnya Saifuddin, Rabu (1/11/2017).
Oleh sebab itu, Sai menduga lambannya penetapan tersangka dusebabkan adanya unsur permainan.
“Jangan-jangan Polres mau bermain-main dengan kasus ini, hingga saat ini berkas perkaranya belum juga dilimpahkan ke Kejaksaan. Ini menjadi tanda tanya besar bagi kami,” ungkapnya.
Dirinya mengaku akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas. “Siapapun yang terlibat harus mempertanggungjawabkan di depan hukum,” tegasnya.
Sebelumnya, Kapolres Sumenep AKBP H Joseph Ananta Pinora, Kamis, (28/9/2017) menegaskan jika akan ada tersangka dalam kasus tersebut.
“Kemarin anggota yang melakukan update penyidikan terakhir, perkara itu bisa maju. Yang jelas tersangka kemungkinan bukan dari pegawai negeri,” kata Kapolres Sumenep, AKBP H Joseph Ananta Pinora, Kamis, 28 September 2017.
Menurutnya, berdasarkan hasil penyelidikan pekerjaan proyek senilai Rp2,5 miliar ditemukan adanya pengurangan. Sehingga berpotensi merugikan negara. “Ditemukan pengurangan spesifik,” jelasnya.
Kendati demikian, mantan Kasat Intel Polrestabes Surabaya itu belum bisa menentukan kapan penetapan tersangka dilakukan, termasuk identitas rekanan. Apakah calon tersangka dari rekanan atau dari kosultan proyek.
“Nanti update lagi. Kalau calon tersangka tidak bisa dipiblikasikan,” terang Pinora.
Renovasi Pasar Pragaan dianggarkan melalui dana APBD 2014 senilai Rp 2,5 miliyar. Pekerjaan itu diduga tidak sesuai spek. Salah satunya pada paving dan pada pembangunan los pasar, yakni pada kuda kuda los, yang diduga menggunakan kayu lokal. Saat ini sebagian pasar sudah rusak.
Dalam kasus ini penyidik penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, baik kepada rekanan yang mengerjakan proyek atau PA dan sejumlah pihak terkait di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep.
Bahkan beberapa waktu lalu dikabarkan tim penyidik telah melakukan pemeriksaan kepada konsultan proyek renovasi pasar tradisional terbesar di wilayah barat Kabupaten Sumenep itu.
Selain itu, penyidik juga telah melakukan audit investigasi dibidang kontruksi. Audit itu dilakukan oleh tenaga ahli dari Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang. Hasilnya tim menemikan potensi kerugian negara sekitar Rp420 juta.
(Ita/Din)

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
