Kasat Reskrim Akp Tego S. Marwoto, S.H. saat memberikan arahan kepada anggota Reskrim di lapangan Polres Sumenep beberapa waktu lalu (Istimewa)

MADURA EXPOSE–Setelah setahun lebih menjadi buronan Satreskrim Polres Sumenep sejak Juni 2018 silam, pelaku pencurian speda motor bernama Ongki Surya Abdi bin Karno (20),tinggal di Dusun Gunung, Desa Jadung, Kecamatan Dungkek, Sumenep, akhirnya keok ditangan Satreskrim Polres Sumenep, Madura Jawa Timur, Kamis 19 September 2019.

Informasi yang dihimpun dari Humas Polres Sumenep menyebutkan, tersangka ditangkap Satreskrim pada Rabu (18/19) kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB, di lapangan bola kasti di Dusun Pao, Desa Grujugan, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kenapa Ongki Surya Abdi bin Karno ditangkap Satreskrim Polres Sumenep?

Menurut Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, beberapa waktu lalu, tepatnya hari Sabtu, tanggal 16 Juni 2018, sekitar pukul 03.00 WIB, di rumah milik Sahwi (korban) Dusun Guunung, Desa Taman Sare, Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep, tersangka melakukan pencurian speda motor bersama dua temannya,yaitu Hasan dan Majudi.

” Saat itu pelaku (Ongki) bersama sama kedua temannya melakukan pencurian dirumah Sahwi dengan peran masing-masing yang berbeda, ” terang Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti dilansir POLICELINE.CO,Kamis 19092019.

Perwira Pertama cantik ini menambahkan, saat melancarkan aksinya, Ongki berperan sebagai orang yang melakukan pemantauan terhadap situasi disekitar TKP.

“Sedangkan Hasan dan Majudi adalah orang yang masuk kedalam rumah korban dengan cara merusak pintu utama bagian depan rumah milik korban,” imbuh Ajun Komisaris Polisi Widiarti menjelaskan.

Tersangka berikut barang bukti diamankan di Mapolres Sumenep

Saat ini tersangka diamankan di Mapolres Sumenenep beserta barang bukti berupa satu unit sepeda Honda Supra X 125 Nopol M-2563-VZ.

Pelaku dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 3e,4e dan 5e KUH Pidana.(*)

Editor/Red: Ferry Arbania

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM
HotNews:  Jejak Digital Indra Wahyudi, Dari Ecek-Ecek Hingga Nyaris di Bogem Pegawai RSUD Sumenep