Kisruh Beras Pemprov, Oknum ASN Guluk-Guluk Bentak Wartawan

0
725

MADURAEXPOSE.COM– Sikap tidak menyenangkan mulai ditunjukkan oleh salah satu oknum aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial SRY saat dilakukan konfirmasi. Bahkan yang bersangkutan kerap bicara kasar dan sama sekali tidak menunjukkan sikap sopan sebagai abdi negara.

Sejak kemarin, situasi di Guluk-Guluk menghangat, ketika bantuan beras bersubsidi dari Pemprov Jatim dikabarkan ditimbun kerumah warga, meski sebelumnya bantuan beras sebanyak 908 sak dengan takaran 5 kg per sak tersebut sempat diturunkan di Balai Desa.Namun tak lama kemudian dipindah kerumah Warga setempat.

Alhasil persoalan tersebut menjadi keributan luar biasa dikalangan pegawai kecamatan dan aparatur desa yang mengaku tidak dilibatkan.

Bahkan beberapa perangkat desa Guluk-Guluk membeberkan berinisial SRY tersebut melakukan rapat tertutup bersama beberapa Kepala Dusun Desa Guluk-guluk, bertempat di Dusun Kadibas, Desa/Kec.Guluk-guluk Sumenep 09/10/2017 malam.

Karena hal ini sedang heboh di perbincangkan di tengah masyarakat, awak media mencoba menghubungi salah satu pihak yang diduga memfasilitasi “rapat gelap” tersebut via telpon, dan ternyata sejumlah orang yang terlibat dalam rapat tetersebut tidak membantah.

Anehnya, beberapa Aparatur Desa justru mengaku tidak tahu agenda yang di bahas dalam rapat tersebut.

“Saya benar benar ngak tahu itu rapat apa, soalnya saya ngak di undang”,keluhnya sambil memberi isyarat agar identitasnya dirahasiakan.

Banyaknya kejanggalan dalam proses pendistribusian beras pemprov oleh oknum ASN berinisial SRY tersebut membuat situasi di Guluk-Guluk kian memanas.

“Saya juga heran kenapa saya ngak di undang, padahal saya BPD disini”. Ucap salah satu tokoh masyarakat ini.

Dirinya menyesalkan tidak adanya keterbukaan dalam proses penerimaan maupun pencairan beras pemprov Jatim tersebut.

“Meskipun itu hal yang positif, harus ada keterbukaan dengan semua pihak”. tutupya dengan nada penuh kecewa. (sar/saf/fer)

HotNews:  Pembangunan Tandon Air Desa Dasuk Laok Menjadi Solusi Di Musim Kemarau