
MADURAEXPOSE.COM–Seorang mahasiswi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Banyuwangi Jawa Timur, diperkosa empat pria secara bergiliran hingga pingsan. Korban terlebih dulu dipaksa menenggak miras oplosan yang dibawa pelaku hingga mabuk berat sebelum akhirnya ‘digauli’.
Kasus ini telah diungkap Unit Reskrim Polsek Kota Banyuwangi, Sabtu (7/11). Semua pelaku berhasil dibekuk pasca laporan korban yang kepada polisi sekitar pukul 00.30 WIB, Sabtu dinihari.
Peristiwa pemerkosaan ini terjadi di rumah kos milik Pak Ramo yang tinggal di Lingkungan Gentengan, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Banyuwangi tepatnya di belakang RSUD Blambangan.
Kronologi pemerkosaan yang dialami korban PVJ (21), ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, Jumat (6/11). Siang itu tersangka Sugeng Purnomo (25) dan Sugiono (19), dua warga Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro mendatangi kamar kos gadis asal Perum Griya Giri Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro untuk minta air dan pinjam charger ponsel.
Usai permintaannya dilayani, kedua pelaku keluar dari kamar mahasiswi asal Malang ini. Tak lama berselang, keduanya masuk lagi dengan membawa miras dan menawarkannya kepada PVJ.
Tawaran untuk menenggak miras itupun ditolak korban. Tapi Sugeng terus saja memaksa hingga PVJ menelan miras itu dan mabuk. Saat kondisi pikiran korban dalam pengaruh miras, Sugeng lantas menggaulinya berulangkali. Setelah puas, hal serupa pun dilakukan Sugiyono.
Dua rekan tersangka yang lain, yakni Mulyono Santoso (31), warga Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan dan Alfian Nur Hidayat (27), warga Jalan Kolonel Sugiyono Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, ikut andil untuk mencicipi kemolekan tubuh korban.
“Mereka melakukannya secara bergiliran dalam kondisi korban terpengaruh miras. Akibat kekerasan seksual itu PVJ sampai tak sadarkan diri. Setelah siuman dia lantas menghubungi kekasihnya, AH yang tinggal di Probolinggo,” terang Kapolsek Kota Banyuwangi, AKP I Ketut Redana.
Lanjut I Ketut, korban memberanikan melaporkan peristiwa yang menimpanya setelah
mendapat dukungan kekasihnya.
“Atas bantuan sang pacar PVJ lantas mengadukan kasus ini ke Polsek Banyuwangi. Salah satu pelaku Mulyono dikenali korban tetangga kos yang lebih dulu kami tangkap lalu menyusul rekannya yang kami duga terlibat ,”beber Ketut Redana.
(Demas/kriminalitas)

![MISTERI BUGATTI: Penampakan bungkusan yang diduga berisi kokain seberat 27,83 kilogram saat ditemukan di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Giligenting, Sumenep. Barang bukti maut ini kini telah diamankan di Mapolda Jatim untuk uji laboratorium. [Foto: Dok. Madura Expose] MISTERI BUGATTI: Penampakan bungkusan yang diduga berisi kokain seberat 27,83 kilogram saat ditemukan di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Giligenting, Sumenep. Barang bukti maut ini kini telah diamankan di Mapolda Jatim untuk uji laboratorium. [Foto: Dok. Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776238298/kokain-27-kg-bungkus-bugatti-sumenep-maduraexpose_hwe1rf.jpg)



![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)