
Dinukil dari Catatan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Raudlatul Iman Sumenep KH.Muhammad Sahli Hamid berjudul: Oleh-Oleh dari Studi Takdzim dan Studi Banding.
Rombongan dari Raudlatul Iman berangkat pukul 22.00 WIB Senin (10/12/18) dengan menggunakan dua armada dibagi menjadi dua bagian yaitu Bus 1 dan Bus 2 yang berjumlah 31 orang terdiri dari pengasuh, pimpinan dan pengelola lembaga, guru dan dosen.
Perjalanan dari Sumenep sampai Mojokerto memakan waktu lima jam setelah menyisir dinginnya malam dan belaian AC bus dan sesekali ditemani lantunan musik sholawat yang mengalun lembut membelai kepenatan. Pukul 3 pagi tiba di Masjid daerah Mojokerto dan beristirahat sejenak seraya menunggu sholat subuh berjamaah.
Sehabis sholat subuh rombongan mencicipi sarapan pagi yang disiapkan panitia dengan aroma khas, kemudian beranjak menuju Jombang. Setelah perjalanan 2 jam menembus indahnya pagi, rombongan berhenti di Masjid Dewek untuk mandi dan ganti baju.
Jam 7.00 (11/12/18) rombongan disambut hangat pimpinan Pesantren Tebuireng dan dipersilahkan ziarah ke makam Keluarga Tebuireng dan pendiri NU Hadrotussyekh Hasyim Asy’ari serta Gus Dur yang satu komplek. Rombongan bertawassul di area makam sekitar 30 menit seraya dicumbu suasana keasrian Pesantren Tebuireng. Suasana pondok yang kumuh secara umum tidak tampak di Pesantren ini.
Di area makam terdapat dawuh KH. HASYIM ASY’ARI “jika suatu amal tidak dilandasi keikhlasan, maka tidak akan bertambah kecuali kegelapan dalam hati” dan “Barangsiapa yang berserah diri kepada Allah, maka Allah akan memihak kepadanya.” Rasa takdzim pun semakin menggila setelah membaca tulisan di pusara GUS DUR : Di sini berbaring seorang pejuang kemanusiaan.
Beberapa saat rombongan menuju Aula Hasyim Asy’ari. Di tempat itu telah menunggu tuan rumah Dr. KH. LUQMAN HAKIM dan Pimpinan yang lain, tak lama setelah bercengkerama acara seremonial pun dimulai.
Ketua rombongan yang diwakili Ketua Umum Yayasan Raudlatul Iman menyampaikan maksud kedatangannya antara lain dalam rangka silaturrohim antar sesama warga NU, kedua ziarah ke Leluhur Pesantren Tebuireng untuk menadah barokah, yang terakhir ingin menimba nilai-nilai yang diterapkan di pondok ini.
Giliran berikutnya Mudir Dr. KH. Luqman Hakim memaparkan secara panjang lebar tentang spirit dan nilai-nilai yang diwaritskan pendiri salahsatunya :
Lima karakter / prinsip Pesantren Tebuireng
1. Keikhlasan
2. Jujur
3. Kerja keras
4. Tanggung jawab
5. Tasamuh
Selain itu menurut beliau, keistiqomahan merupakan kunci mengapa Tebuireng tetap eksis sampai saat ini yang diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari seperti ikhlas untuk kepentingan Allah bukan untuk kepentingan pribadi, aktif juga mendidik santri lain di Nusantara, sholat berjamaah dan kebersihan menjadi perhatian serius dari semua pihak termasuk keaktifan Bu Nyai memantau aktifitas pesantren.
Ada salahsatu pesan Hadrotussyekh yang sangat menggugah bahwa “siapa yang datang Tebuireng adalah santri saya.” Juga pesan KH. Yusuf Hasyim “Siapa yang mengurus pesantren, maka keluarganya akan diurus oleh Allah.” ungkap beliau mengakhiri perbincangan.
Selanjutnya diadakan sesi tanya jawab seputar manajemen dan perkembangan pesantren. Acara dututup jam 10.30 WIB.
Tim Emas Raudlatul Iman kemudian bergerak menuju TAZKIYA IIBS Malang. Jarak tempuh sekitar dua jam menyapa pegunungan, jalan yang berkelok-kelok dan ramahnya cuaca kota Batu, canda tawa ustadz makin memperpendek jarak tempuh yang dikelilingi pohon pinus berjejer rapi dan mengalahkan bunyi kenalpot dan klakson mobil yang berdesak .
Setiba di Tazkiya, rombongan diterima pihak pengelola Ustadz Arif, Ust Zainal Arifin dan mendapat penjelasan banyak hal tentang pengelolaan sehingga lembaga ini mampu bersaing di tingkat dunia. Misalnya santri sebelum masuk harus mengikuti program Matrikulasi, tahfid SMP 7 juz, SMA 12 juz, ada program takhossus diniyah, tiap asrama ada Murobbi, penguasaan bhs arab, dan santri diawasi dari tim kesehatan.

Suasana pondok yang dikelola dengan profesional adalah pemandangan yang kental di lembaga ini.
Sehabis sholat, rombongan beranjak menuju penginapan. Keesokan harinya (12/12/18) melanjutkan perjalanan ke Taman Safari Nasional Prigen. Selain suasana rekreatif, di sana juga banyak ilmu yang diperoleh terutama tentang kebersamaan dan kedisiplinan.
Tujuan terakhir wisata religi Syekh Ya’qub Putro Menggolo Bangkalan kemudian kembali pulang merapat di Sumenep pukul 24.00 WIB untuk memungut mimpi yang lelah menunggu di tirai nalam.
Editor: Ferry Arbania



![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
