Kisah Achmad Fauzi Wongsojudo Didoakan Jadi Bupati Oleh Kiai Sepuh Annuqayah

Terbit: 19 September 2024 | 05:30 WIB

Oleh: Ferry Arbania

Ada hal menarik yang tak banyak diketahui publik, bahwa jauh hari sebelum Achmad Fauzi Wongsojudo terpilih menjadi Bupati Sumenep pernah didokan Kia sepuh Annuqayah hingga hajatnya tercapai sebagai Kepala Daerah atau Bupati.

Sebelum jadi Bupati Sumenep, ternyata Achmad Fauzi Wongsojudo pernah didoakan oleh kalangan Kiai sepuh dan kharismatik, salah satunya oleh KH Abd. Muqsith Idris, Dewan Pengasuh di Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Achmad Fauzi Wongsojudo saat didoakan jadi Bupati Sumenep oleh KH.Abd Muqsith Idris salah satu Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah/Istimewa.

Berdasarkan sumber yang diperoleh Maduraexpose.com, saat didoakan oleh Kiai sepuh Annuqayah, Fauzi Wongsojudo didampingi tokoh NU Sumenep, yakni KH Taufiqurrahman FM (Alm.), pengasuh Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu, Kecamatan Lenteng, Sumenep.

Diluar dugaan Fauzi Wongsojudo, ternyata KH. Abd. Muqsith Idris sangat mengenal baik sosok Achmad Slamet Wongsojudo, Ayahanda dari Achmad Fauzi Wongsojudo. Menurut kiai yang kerap dipanggil Kiai Muqsith itu, Slamet Wongsojudo, semasa hidupnya dikenal sebagai tokoh penggerak Ansor-NU hingga menjadi anggota DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di masa hidupnya.

Setelah panjang lebar menceritakan “sepak terjang” Slamet Wongsojudo, Kiai Muqsit juga mendoakan Achmad Fauzi Wongsojudo jadi Bupati Sumenep dalam Pilkada yang digelar pada tahun 2020.

Kini Achmad Fauzi Wongsojudo kembali mencalonkan diri sebagai Cabup petahana berpasangan dengan KH Imam Hasyim, Ketua DPC PKB Sumenep, yang belakangan dikenal dengan paslon yang disingkat “Faham”.

Paslon Faham akan berhadapan dengan paslon KH Ali Fikri-KH Unais Ali Hisyam yang disingkat “Final” dalam kontestasi Pilkada serentak yang dijawalkan KPU 27 November 2024. [*]

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    HPN 2026: Pers Madura Bukan Sekadar “Tukang Foto”, Tapi Penjaga Waras di Era Digital

    Terbit: 11 Februari 2026 | 13:55 WIB EDITORIAL – Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 ini bukan sekadar seremoni potong tumpeng atau bagi-bagi plakat. Bagi kami di Madura Expose, momen…

    TAJUK: Menanti Nyali Kejari Sumenep—Ojo’ Mateh Angen, Segera Seret Dalang Korupsi KPU!

    Terbit: 10 Februari 2026 | 11:37 WIB MADURA EXPOSE, SUMENEP – Rakyat Sumenep bukan kumpulan orang bodoh yang bisa terus-menerus disuapi janji dan alasan teknis. Di atas tanah ini, kejujuran…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *