Kiai Said Difitnah Soal Amplop, Achmad Baidowi: Bijaklah Bermedsos!

Terbit: 26 Agustus 2020 | 22:41 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Maduraexpose.com–Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj mendapatkan fitnah oleh sebagian warganet yang menyebut kiai masyhur di NU itu menerima amplop dari Ketua PCNU Kota Medan, bernama Burhan.

Padahal faktanya, Kiai Said menolak mentah-mentah amplop tebal yang diberikan Burhan. Namun, Burhan memaksa dan meminta sang kiai untuk menyalurkannya kepada pondok pesantren yang dimilikinya. Menyikapi adanya fitnah terhadap Kiai Said, Wakil Sekjen Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi menyampaikan bahwa hal yang wajar seorang kiai menerima hadiah dari muridnya. Namun hal itu tergantung sang kiai menerima atau menolak.

“Terkait konten medsos tersebut sudah ada klarifikasi dari Kiai Said. Sebenarnya, tradisi bisyaroh di lingkungan pesantren itu biasa apalagi diniatkan untuk membantu pengembangan pesantren,” kata Awiek sapaan akrabnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (26/8).

Awiek meminta agar masyarakat lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial, agar tidak terjerumus pada penyebaran fitnah keji yang nantinya berujung pada tindak pidana ITE tentang pencemaran nama baik. “Jadi, sebaiknya di medsos lebih bijak tidak merangsang terjadinya provokasi,” tandasnya.

[rmol][/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

Nalar Sirkular: Ketika Pesantren Menaklukkan Paradigma ‘Limbah’

Terbit: 21 Maret 2026 | 09:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | SUMENEP – Di tengah krisis pengelolaan sampah nasional, institusi pendidikan tradisional Islam (Pesantren) justru muncul sebagai pionir ekonomi sirkular yang pragmatis…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *