Kiai Hazmi Latee Pastikan Tak Ada Santri Meninggal Akibat Banjir

Terbit: 18 Februari 2020 | 05:45 WIB

MaduraExpose.com, Sumenep—- Kiai Muhammad Hazmi salah satu Putra KH Ahmad Basyir AS yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Latee, Guluk-Guluk, Sumenep kembali memastikan tak ada korban jiwa yang menyebabkan santri meninggal akibat banjir seperti heboh di lini masa.

Dijelaskan Kiai Hazmi, banjir yang terjadi kali ini debit airnya hanya dibawah lutut dan terjadi di kawasan tertentu yang merupakan luapan dari area Kampus yang berada di Bukit Lancaran.

“Itu banjir tahunan. Dan hnya kawasan tertentu, area kampus lalu ke latee. Tinggi air hnya selutut,” ujarnya kepada Maduraexpose.com, Senin mlam.

Sebelumnya, Kiai Hazmi juga telah mengklarifikasi persoalan banjir tersebut melalui media sosial facebook dengan aku Raden Hazmi Latee.

” Benar di annuqayah tadi banjir. Area sekitar kampus instika ke utara, sebagian lalu mengalir ke jalan raya latee. Tinggi air rata-rata dibawah lutut,” tulis Hazmi

Dalam postingan yang berisi klarifikasi itu, pihaknya juga membenarkan adanya santri yang hanyut di selokan namun dalam kondisi selamat dan hanya luka ringan.

“Benar ada santri hanyut, hanya di selokan dan selamat, hanya luka ringan,” lanjutnya.

Selain itu, pria yang juga dikenal politisi PKB ini membantah beredarnya kabar adanya bangunan pesantren maupun kampus yang roboh akibat banjir.

” Tidak benar ada korban bangunan roboh. Jika beredar foto/video berisi pagar kampus Instika yang roboh diterjang banjir, itu kejadian 4 tahun silam,” tutupnya.

(Ferry Arbania)
Baca Juga:
Beredar Surat Klarifikasi Santri Annuqayah Meninggal Terseret Banjir, Begini Penjelasan Raden Hazmi Latee

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *