JAKARTA, MADURA EXPOSE – Jantung diplomasi Indonesia-Palestina kembali berdenyut kencang di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Wakil Ketua Umum MUI, KH. Cholil Nafis, secara resmi menerima kunjungan perdana Duta Besar Palestina yang baru saja mendarat di Jakarta, Syaikh Abd Fatah Kholil Al Satiri, Selasa (24/2/2026).
Putra Gaza yang Menaruh Harap pada MUI Pertemuan ini bukan sekadar protokoler diplomatik biasa. Syaikh Abd Fatah merupakan sosok yang lahir dan besar di garis depan perjuangan, Gaza. Kehadirannya di hadapan jajaran pengurus MUI membawa suasana haru sekaligus mempertegas posisi tawar Indonesia di mata dunia internasional.
“Beliau sampaikan bahwa saat beliau ditugaskan di Jakarta, niatnya pertama kali ingin silaturrahim ke MUI,” tulis KH. Cholil Nafis melalui akun media sosial resminya yang dikutip Madura Expose, Rabu (25/2).
Simbol Dukungan Tanpa Batas Kiai Cholil, tokoh yang dikenal vokal dalam isu-isu keumuman, menyambut hangat niat mulia Dubes Palestina tersebut. Bagi MUI, Palestina bukan sekadar tetangga jauh, melainkan saudara kandung dalam iman dan kemanusiaan.
Langkah Syaikh Abd Fatah yang menempatkan MUI sebagai destinasi utama silaturahminya menjadi sinyal kuat bahwa peran ulama dan masyarakat Indonesia sangat vital dalam menjaga asa kemerdekaan di tanah Gaza.
Pertemuan ini diharapkan mampu mengorkestrasi bantuan dan dukungan moral yang lebih masif dari bumi Nusantara, selaras dengan semangat perjuangan yang selama ini dikobarkan oleh MUI Pusat di bawah kepemimpinan para ulama kredibel.
Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose
Baca Juga:Palestina Diangkasa Jiwa
Hari ini saya menerima Duta Besar Palestina, Syaikh Abd Fatah Kholil Al Satiri yg baru datang ke Jakarta. Ia lahir dan besar di Gaza.
.
Beliau sampaikan bahwa saat beliau ditugaskan di Jakarta niatnya pertama kali ingin silaturrahim ke MUI. pic.twitter.com/Va0RemecVD— cholil nafis (@cholilnafis) February 24, 2026







