
Sumenep( Maduraexpose.com)– Ada yang sangat menyentuh qalbu dari mauidzah hasanah (ceramah) yang disampaikan KH.Ali Mufti Hamid saat diundang menjadi muballigh dalam acara penutupan Pondok Ramadhan 1443 H sekaligus Grand Opening Stasiun Sosial Asoka, Era Baru Peradaban Umat dan Santri Raudlatul Iman, Dusun Mandala Barat, Desa Gadu Barat. Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep belum lama ini.
Dalam pandangan Kiai Ali Mufti Hamid, hidup diakhir zaman yang penuh dengan fitnah akan membuat sebagian besar umat cenderung kebingungan untuk membedakan suatu kebenaran, Kecuali orang-orang yang paham ilmu agama dan dekat dengan Ulama.
Kiai yang hafal berbagai kitab kuning dan fasih bahasa inggris inipun menegaskan, bahwa kehadiran ulama sangat dibutuhkan dalam membimbing perjalanan umat manusia agar tidak tersesat dalam kegelapan.
“Seandainya tidak ada ulama, niscaya manusia akan seperti hewan,” demikian salah satu petikan ceramah Kiai Ali Mufti dalam kegiatan keagamaan yang disiarkan langsung diberbagai platform media sosial dan siaran langsung melalui Radio RADAR FM.
Beliau juga mengajak para santri agar tidak hanya alim dalam baca kitab dan buku pelajaran lainnya. Lebih dari, Santri harus rajin ibadah dan gemar mengamlkan amalan-amalan sunnah.
Kebaikan yang datang dari orang lain, tak sedikit karena berangkat dari sendiri yang baik. Begitu juga dengan jodoh, jika santri baik akhlaknya, maka akan dipilihkan jodoh yang sama baik akhlaknya.
“Bagi Santri yang ingin dapat jodoh yang punya ilmu, ya kalian harus juga punya ilmu.,”inbuhnya.
Selain itu, Kiai Ali Mufti yang juga jago memainkan alat musik dan pencipta lagu -lagu religi ini, punya keyakinan besar bahwa Pondok Pesantren Raudlatul Iman akan terus tumbuh besar.
Banyak prestasi yang diraih oleh para santrinya semisal juara baca kitab kuning diberbgai event. Namun bukan hal itu barometernya.
“Dari Zaman ke Zaman, Ponpes Raudlatul Iman terus bertambah besar dengan segala capaian selama ini. Dan untuk menjadi besar dalam arti yang sesungguhnya, maka kita harus berjiwa besar,” imbuh K.Ali Mufti disambut hangat dengan bacaan shalawat jamaah yang hadir.
Kakak Kandung dari KH.Muhammad Sahli Hamid ini menambahkan, bahwa tugas utama dari para pengasuh Raudlatul Iman adalah mengayomi dengan sebaik-baik tanggung jawab.
“Tugas pengasuh Raudlatul Iman adalah mengembangkan dan memberikan dukungan semua ustadz dan ustadzah,agar santri lebih berprestasi dalam baca kitab ,tahfidz dan keilmuan yang lain,” timpalnya.
Kiai Ali Mufti melanjutkan ceramahnya yang paling terkahir, beliau seperti hendak menghibur para wali santri yang hadir tentang betapa mulyanya orang tua yang memudahkan putra putrinya dalam menuntut ilmu di Pondok Pesantren.
“Setiap santri yg menekuni ilmu baik dikhususkan atau tidak orang tua yg telah meninggal akan diampuni dosanya oleh Allah,” demikian wejangan Kiai Ali Mufti yang disambut pekik Amin oleh semua yang hadir diacara tersebut.
Untuk diketahui, kegiatan Ramadhaniyah Maktab Nubzatul Bayan Al-Hamidiyah Ponpes Raudlatul Iman ini, diselenggerakab selama 20 hari di Pondok Raudlatul Iman. (Ferry Arbania)



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
