Kepala Desa Batudinding Budi Wijaya

MADURA EXPOSE–Kepala Desa Batudinding Budi Wijaya menyesalkan adanya pemberitaan terkait kesalah pahaman antara Zw ( 60 ) dan My (58) Dusun Tembing, Desa Batudinding, Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Pasalnya, kesalah pahaman kedua nenek yang masih sepupu itu tidak separah seperti yang ditulis di salah satu media online tersebut.

“Apa yang ditulis salah satu media online itu tidak sesuai dengan fakta. Apalagi tidak ada konfirmasi terlebih dulu. Kami juga sangat menyayangkan adanya oknum LSM yang memaksa kasus ini untuk diseret keranah hukum, ” ujar Budi Wijaya, Kepala Desa Batu Dinding, Kecamatan Gapura Sumenep, Madura, saat berbincang dengan Madura Expose, Selasa dini hari 25 Juni 2018.

Budi menambahkan, perselisihan antara Bu Zw dan Bu My sebenarnya telah selesai dan tidak ada persoalan. Termasuk pihak keluarga dan anak yang bersangkutan tidak ingin memperpanjang persoalan.

“Bahkan anak Bu Zw tidak akan memperpanjang masalah ibunya. Untuk itu, saya minta kepada semua pihak, terutama oknum LSM agar tidak ikut campur persoalan keluarga orang apalagi menjadi provokator, apalagi saat ini kita menghadapi Pilkada,” imbuhnya.

Pihaknya meminta oknum LSM di daerahnya agar tidak melakukan provokasi dan kebohongan publik yang hanya membuat masyarakat resah.

“Jika provokasi ini tidak segera dihentikan, kami sebagai kepala desa tidak akan segan-segan untuk melakukan upaya hukum. Karena ini jelas mencemarkan nama baik seseorang dan citra desa kami, ” pungkasnya.

Diberitakan salah satu media online sebelumnya, jika Zw melaporkan persoalan dirinya dengan Ibu My ke Polsek Gapura.

Namun pihak kepolisian melalui Kapolsek Gapura Iptu Ali Ridho melalui Kanit Reskrim Aiptu Rois masih akan mendalami laporan itu karena peristiwanya sudah tiga hari sebelumnya.

(fer)