Titin Kholidah sebelum meninggal dan foto jenazahnya yang ditemukan ditengah hutan Sergang, Batu Putih/Ist.

MADURAEXPOSE.COM–Sudah lebih dari 40 hari lamanya, misteri kematian Titin Kholidah, salah satu siswi Madrasah Aliyah (MA) salah satu madrasah di desa korban, yakni Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Sumenep.

Dara manis itu ditemukan tewas dengan kondisi membusuk, namun dari baju yang masih melekat ditubuhnya, terdapat bekas tusukan senjata tajam, hingga dugaan itu menguat kalau Titin dibunuh dan mayatnya dilempar kedalam hutan jati jati yang terletak di Dusun Gunung Barat, Desa Sergang, Kecamatan Batuputih. Hutan tersebut sangat luas dan jauh dari pemukiman penduduk.

Karena, pada tubuh korban yang diketahui bernama Titin Kholidah (18), warga Dusun Peregi Timur, Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, terdapat bekas tusukan senjata tajam, sebagaimana terlihat pada kaosnya.

“Terlihat ada bekas tusukan pada kaosnya. Sehingga kuat dugaan korban memang sengaja dibunuh,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanudin, seperti dilansir media online pada Selasa 1 November 2016 silam.

Sementara Kasatreskrim Polres Sumenep, dikonfirmasi Maduraexpose.com melalu pesan singkat kenomor ponselnya mengaku terus melakukan penyelidikan dan saat ini pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi-saksi.

“Perkembangan terakhir masih dilakukan pencarian saksi-saksi yang mengetahui saat terakhir (korban,Red) keluar rumah. Kedua orang tua korban tidak mengetahui dan siapa teman dekat korban. Sudah 8 saksi yang di BAP namun ada petunjuk siapa pelakunya”, terang Kasatreskrim Polres Sumenep AKP Moh Nur Amin,SH kepada Maduraexpose.com, Sabtu 14 Januari 2017. [Ferry]

HotNews:  Lagi, Pelaku Curanmor Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep