
MADURAEXPOSE.COM–Sejumlah oknum kepala desa di Kabupaten Sumenep, Madura, terancam berurusan dengan aparat penegak hukum, terkait dengan pendistribusian raskin sejak 5 tahun terakhir yang terindikasi tidak sesuai ketentuan, semisal pengurangan jatah dan indikasi korupsi raskin dengan modus pemerataan.
Beberapa desa yang juga dilaporkan terdapat di Kecamatan Pragaan Sumenep, dua diantaranya, yakni Desa Aeng Panas, Pekamban Laok dan Prenduan.
“Kejaksaan harus bergerak cepat untuk segera menindak lanjuti laporan kasus raskin yang telah dilakukan oleh teman-teman aktivis sejak tahun sebelumnya,”tandas Imam Arifin, Sekjen Front Penyelamat Raskin Desa (FPRD) kepada Maduraexpose.com, Minggu (15/01/2017).
Berdasarkan surat tanda terima laporan kasus korupsi raskin yang mengarah pada adanya dugaan kuat berupa pelanggaran dan penyalah gunaan pendistribusian yang selama ini terjadi.
“Intinya ada tiga perkara korupsi yang menjadi poin laporan kami yang sudah masuk ke Kejaksaan Negeri Sumenep. Semuanya berkaitan dengan penyimpangan, pelanggaran dan penyalahgunaan dalam pendistribusian raskin,” ungkap A.Effendy, Ketua Lidik Hukum dan HAM kepada Maduraexpose.com. [*zam/fer]





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)