Kemarau Panjang, Warga Desa Bujur Krisis Air Bersih

Terbit: 22 September 2014 | 17:25 WIB

Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kemarau panjang tahun ini benar-benar membuat sejumlah warga di Pamekasan mengaku kesulitan mendapatkan kebutuhan air bersih.

Pantauan MaduraExpose.com, sejumlah desa yang paling parah merasakan dampak kekeringan t erjadi di Desa Bujur Barat, Bujur Timur dan Bujur Tengah.

Warga berharap ada perhatian penuh dari pemerintah kabupaten dan provinsi untuak bisa memenuhi kebutuhan air bersih yang melanda warga di kota berteman Pamekasan.

“Saking sulitnya air, terpaksa kami mandi satu kali dalam sehari. Itupun tidak pasti. Yang terpenting bagi kami sekarang kebutuhan berwudhu’ bisa terpenuhi karena berurusan dengan ibadah yang tak boleh ditinggalkan” ujar Tohari, warga Desa Bujur Barat, Kecamatan Waru, Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Senin.

Saat ini, lanjutnya, sejumlah sumber mata air di desanya mulai mengering. Untuk menutupi kebutuhan air ala kadarnya, warga desa terpaksa memanfaatkan sumur bor milik salah satu warga setempat secara Cuma-Cuma.

“Kesabaran kita diuji karena harus mengantri berjam-jam”,imbuhnya.
(Add/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *