Keluarga Buruh Tuding PT Garam Umbar Janji

0
431
Warga Pinggir Papas saat audiensi ke kantor DPRD Sumenep (Dok/MaduraExpose.com)

Warga Pinggir Papas saat audiensi ke kantor DPRD Sumenep (Dok/MaduraExpose.com)
Warga Pinggir Papas saat audiensi ke kantor DPRD Sumenep (Dok/MaduraExpose.com)
Sumenep, MaduraExpose.com- Puluhan anggota keluarga pekerja PT Garam, yang sudah meninggal tiga tahun lalu, mendatangi kantor PT Garam di pinggir papas. Kedatangan mereka untuk menuntut Asuransi Sosial Tenaga Kerja (Astek) yang menjadi hak bagi pekerja PT Garam yang sudah meninggal.

Salah satu keluarga korban, Agus Salam, mengatakan hak Astek yang semestinya diberikan kepada keluarga perkerja PT Garam yang sudah meninggal hingga saat ini masih belum dilakukan oleh PT Garam. Besaran dana Astek senilai 18 juta tidak ada kejelasan sedikitpun dari pihak PT Garam kepada keluarga korban.

“Bapak mertua saya itu, Bapak Kalong, sudah tiga tahun lalu mengajukan Astek itu. Tetapi tidak diberikan sampai sekarang. Makanya kami datang kesini minta kejelasan soal itu. Sebab PT Garam tidak pernah serius dengan pengajuan kami,” kata agus perwakilan pekerja PT. Garam Kalianget, Sumenep.

Terpisah, Kepala Dirut Pegaraman 1 Sunarto mengatakan pihaknya tidak bisa memberikan kepastian soal dapat dan tidaknya. Namun, Sunarto memastikan akan berusaha mengajukan Astek itu tingkat pusat agar keluarga korban mendapatkan Haknya.

“Saya tidak tahu sebenarnya soal ini. Karena saya masih baru. Mungkin ada yang salah dari sisi prosedur. Astek itu diberikan kepada pekerja ketika masih musim produksi, kalau tidak produksi tidak bisa mengeluarkan Astek. Tetapi saya akan berusaha mengajukan ini ke surabaya,” jelas Sunarto usai menemui warga.

(Guk/Fer)