Keluarga Besar Annuqayah Tak Dukung Ra Fikri, Bapaslon Fauzi-Eva Bisa Menang Telak

0
641

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Sumenep (Maduraexpose.com)– Banyak alumni Annuqayah ingin memastikan arah dukungan keluarga besar pesantren tertua itu selepas Ra Mamak tak jadi direkom oleh partainya PPP maupun oleh PKB yang pernah dilamarnya saat pendaftaran bakal calon Bupati beberapa waktu lalu.

“Kemana arah dukungan Keluarga Besar Annuqayah di Pilkada Sumenep 9 Desember 2020?”

Untuk menjawab pertanyaan diatas memang tak cukup dengan saling klaim antara pendukung Ra Mamak dengan Ra Fikri. Namun lebih bijak apabila kita menengok dari awal tentang keputusan keluarga besar Pondok Pesantren Annuqayah yang mati-matian membela dan siap mendukung pencalonan Ra Mamak, bukan ke Ra Fikri. Bahkan bukti dukungan keluarga besar Annuqayah itu dibuktikan para loyalis KH Muhammad Shalahuddin Warist (Ra Mamak) dengan mengadakan Launching Koin sebagai bentuk dukungan sekaligus menguatkan dukungan kepada Ra Mamak sebagai Calon Bupati Sumenep 2020.

Acara Koin Untuk Ra Mamak kala itu di pusatkan di halaman Water Park Sumekar (WPS) tepatnya pada hari Jum’at 19 Juni 2020. Yang bikin haru, para loyalis ada yang membawa petis, ikan, beras, uang dan lain-lain.Konon sumbangan yang berbentuk barang di jual lagi ke loyalis dan uangnya dikumpulkan lagi ke kotak koin Ra Mamak.

Kyai Mawardi salah satu loyalis Ra Mamak saat itu menjelaskan, bahwa situasi politik yang menyebar di media sosial bagaikan bom udara yang nyaris menenggelamkan gerakan yang dibangunnya sejak tahun 2019.

Kendati demikian, para loyalis tetap setia dengan komitmen awalnya untuk mengusung Ra Mamak di M1.
Lantas Kemana Dukungan Keluarga Besar Annuqayah di Pilkada Sumenep 9 Desember?

Adalah Kiai Hazmi Basyir, salah satu tokoh berpengaruh yang sekaligus menjadi juru bicara Keluarga besar Annuqayah, dalam konfirmasi sebelumnya memastikan,bahwa dukungan terhadap Ra Mamak menyusul direkomnya Ali Fikri (Ali Fikri) oleh PKB sebagai bakal calon wakil Bupati mendampingi Bacabup Fattah Jasin.

Pernyataan itu disampaikan juru bicara Keluarga besar Annuqayah Kiai Hazmi Basyir saat dihubungi Redaksi Maduraexpose.com kemarin malam.
Menurut Kiai Hazmi, apalagi sejak awal penjaringan bakal calon, Ra Fikri diakuinya tidak pernah berkoordinasi dengan keluarga besar Annuqayah secara mayoritas.

“Soal Ra fikri di M-2 itu tidak pernah koordinasi dengan kami, mayoritas keluarga besar Annuqayah,” tandas Kiai Hazmi Basyir kepada Maduraexpose.com.

Saudara kandung dari Profesor KH Abd. A’la Basyir Latee ini memastikan, keputusan bulat keluarga besar Annuqayah untuk tetap mendukung Ra Mamak karena melihat dinamika politik yang sangat dinamis.

Pihaknya melihat hanya beberapa partai saja yang berani mengeluarkan SK. Sedangkan mayoritas partai lain diduga hanya mengeluarkan rekom pencalonan.

Selain itu, konteks dukungan terhadap Ra Mamak dinilai karena dari awal sudah menjadi keputusan bersama berdasarkan aspirasi dari sejumlah kalangan termasuk dari kalangan simpatisan dan loyalis Ra Mamak yang tetap tidak bergeming sedikitpun.
.
“Karena memang konteksnya beda. Selain mendukung Ra Mamak karena memang punya kapabilitas, beliau (karena) akan maju di M-!,” beber mantan Anggota DPRD Sumenep ini.

Kiai Hazmi juga menyinggung soal kesetiaan pendukung Ra Mamak yang akan bertahan atas keputusannya hingga pendaftaran di KPU selesai.
Tak Hanya itu, Kiai Hazmi juga menghimbau agar siapapun selain Ra Mamak untuk berpolitik secara sportif.

“Silahkan berkampanye secara sportif. Jangan bawa-bawa lembaga,” tutup Kiai Hazmi Basyir kepada Maduraexpose.com.
Seperti diketahui beberapa waktu lalu PKB bersama sejumlah parpol koalisnya telah menggelar deklarasi untuk pasangan Fattah Jasin-Ali Fikri untuk Pilkada Sumenep 9 Desember 2020. Sedangkan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah didukung oleh Partai Gerindra, PAN, PKS, PDIP dan PBB. [Ferry Arbania][/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]