Kebakaran Gudang di Pamekasan: Dugaan Korsleting Listrik dan Bahaya Puntung Rokok

Terbit: 3 Oktober 2025 | 23:58 WIB

MaduraExpose.com– Dua insiden kebakaran gudang di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang terjadi pada tahun 2025 dan 2014 menjadi pengingat serius tentang potensi kerugian material besar akibat kelalaian dan bahaya api.

 

Insiden Terbaru (3 Oktober 2025): Gudang Rokok

 

Sebuah gudang penyimpanan rokok milik Hamili di Dusun Daleman Tengah, Desa Sokalelah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, terbakar hebat pada Jumat, 3 Oktober 2025, sekitar pukul 04.30 WIB.

  • Penyebab Sementara: Kapolsek Kadur, AKP Wahyu Dwi Purnomo, menyebut dugaan sementara kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik. Penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk memastikan penyebab pastinya.
  • Kerugian: Pemilik gudang ditaksir mengalami kerugian material mencapai sekitar Rp1 miliar.
  • Penanganan: Api berhasil dijinakkan satu jam kemudian, sekitar pukul 05.30 WIB, setelah tim pemadam kebakaran tiba 15 menit setelah kejadian.

 

Pengingat Masa Lalu (22 Agustus 2014): Gudang Tembakau

 

Insiden serupa pernah terjadi di Dusun Tomang, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, pada Kamis, 21 Agustus 2014. Gudang tembakau di lokasi ini bahkan dilaporkan sebagai kebakaran yang kedua kalinya terjadi di tempat yang sama.

 

  • Dugaan Penyebab: Beberapa saksi mata, termasuk Aminullah dan tokoh warga Moh Nurdi, menduga kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang dibuang oleh warga yang melintas di dekat lokasi. Api dengan cepat menjalar dari pohon kering ke dalam gudang, diperparah oleh panas matahari dan tiupan angin.

 

  • Dampak: Hampir semua isi gudang, termasuk tumpukan tembakau grusuk, tembakau terbungkus, dan beberapa alat pengepakan, hangus menjadi arang.

 

  • Penanganan: Pemadaman api membutuhkan waktu lama karena keterbatasan stok air pada satu unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) dan satu unit tangki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan. Petugas akhirnya menambah jumlah tangki BPBD menjadi total tiga unit untuk mengendalikan api.

 

Dua kejadian ini menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam manajemen dan pengamanan gudang, terutama yang menyimpan material mudah terbakar. Dugaan korsleting listrik dan bahaya puntung rokok merupakan faktor risiko utama yang memerlukan perhatian serius untuk mencegah terulangnya kerugian besar di masa depan.

 

[kom/dbs/gim]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Sembilan Jam Pamekasan dalam Bidikan Korsubgah KPK

Terbit: 10 April 2026 | 05:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – PAMEKASAN – Pertemuan tertutup selama sembilan jam antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Pendopo Ronggosukowati menjadi sinyal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *