Ilustrasi/net
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Sumenep,MaduraExpose. Belakangan ini Satpol PP Sumenep kerap mengamnkan pasangan bulan muhrim yang diduga kuat bukan muhrimnyam

Namun, hingga detik ini,belum ada satupun tempat kos yang ditutup ijinnya.

“Harusnya Satpol PP berani bertindak tegas menutup ijin tempat kos yang ketahuan dijadikan ajang mesum. Biar masyarakat tidak resah,” ujar Rahman,salah satu tokoh masyarakat Sumenep kepada media ini, Jumat 1 Februari 2019.

Diberitakan sebelumnya,dua sejoli yang sedang dimabuk cinta, kepergok berduaan di dalam kamar kos dekat balai Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (29/1/2019) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

MH (30) warga Jember, dan kekasihnya YN (27) wanita asal Kecamatan Dungkek, Sumenep, nyaris diarak warga setempat, karena dianggap telah meresahkan. Keduanya kerap kali terlihat satu kamar diluar waktu normal.

“Keduanya sudah diintai warga setempat, karena di luar jam bertamu, datang sudah jam 1 malam dengan kondisi pagar digembok dari luar, kemungkinan masuk lewat jendela,” jelas Kabid Trantibum dan Linmas Satpol PP Sumenep, Fajar Santoso, Selasa (29/1/2019).

(fak/sup)

HotNews:  Komsos Babinsa Panagan Perkuat Komunikasi Dengan Warga