Madura Expose. Sebanyak 961 kepala desa se-Madura dan 72 Camat mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas aparatur desa yang diadakan oleh Kementerian Dalam Negari Direktorat Jendral Bina Pemerintahan Desa, di Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019).

Hadir pada acara tersebut, Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo, Ketua Komisi II DPR RI Zainuddin Amali dan Anggota V BPK RI Isma Yatun dan Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron.

Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo dalam arahannya menyampaikan, para kepala desa sengaja dikumpulkan di Bangkalan sebagai upaya menyamakan persepsi antara pemerintahan desa dan pemerintah kabupaten demi pembangunan Madura yang lebih maju.

Sejak tahun 2014, pemerintahan desa menjadi skala prioritas program dan dana desa terus meningkat setiap tahunnya. “Melalui dana desa itu, pemerintahan desa hendaknya menjadi ujung tombak untuk mensejehterakan masyarakat desa,” katanya.

Ia juga mengingatkan pengelolaan dana desa, ada empat komponen yang harus dipahami oleh aparat desa, yaitu untuk penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Namun, seiring perkembangan hanya diperuntukkan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan peningkatan kapasitas aparatur desa, kata dia, para kepala desa dapat memahami manajemen pemerintahan desa. Kemudian, dapat memahami perencanaan pembangunan desa, dan penataan usaha, pengelolaan keuangan desa, serta menyusun produk hukum untuk pemerintahan desa.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi II DPR RI Zainuddin Amali meminta para kepala desa agar mampu mengelola alokasi dana desa. Sebab, pembangunan desa merupakan program prioritas Presiden Joko Widodo dalam Nawacita.

(pmc)

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM