
YOGYAKARTA, MADURA EXPOSE – Estetika dalam ruang hampa adalah sebuah kenaifan. Premis ini menjadi sumbu utama dalam pemikiran Alex Luthfi Rahman, Dekan Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta (2008-2016), yang menegaskan bahwa karya seni sejati haruslah menjadi manifes dari konteks sosial dan pertarungan ideologi.
Dalam bedah buku “Laku dan Lelaku” di Universitas Widya Mataram, Alex membedah evolusi artistiknya yang berpindah dari romantisme menuju periode “Babi Berdasi”. Sebuah terminologi visual yang secara tajam memotret realitas kekuasaan, politik, dan cengkeraman oligarki yang kian nyata di depan mata.
Benturan Ideologi: Pendidikan Seni vs Indikator Kinerja Utama (IKU)
Secara administratif, dunia pendidikan seni hari ini sedang menghadapi tantangan eksistensial. Dr. Irwandi menyoroti adanya diskoneksi antara filosofi penciptaan seni dengan kebijakan Kementerian Pendidikan di bawah komando Nadiem Makarim.
Kebijakan yang mengukur sukses perguruan tinggi hanya dari kecepatan lulusan mendapatkan kerja (link and match), secara teoretis merupakan bentuk Reduksionisme Administratif. Pendidikan seni yang seharusnya berorientasi pada kedalaman karya, kini dipaksa tunduk pada logika pasar tenaga kerja yang mekanistik. Hal ini berisiko melahirkan generasi seniman yang terampil secara teknis, namun tumpul secara ideologis.
Ancaman Ahistorisitas di Era Digital
Wakil Rektor III UWM, Puji Qomariyah, memberikan catatan kritis mengenai minimnya literasi seni. Di tengah banjir informasi digital, perupa muda cenderung menjadi Ahistoris—kehilangan akar sejarah dari para maestro seperti Raden Saleh hingga Hendra Gunawan.
Minimnya rujukan literasi yang ditulis langsung oleh pelaku seni menyebabkan ruang dialog menjadi dangkal. Padahal, dalam kacamata Administrasi Publik, penyediaan sumber literasi adalah tanggung jawab kolektif lembaga pendidikan untuk memastikan transfer pengetahuan tidak hanya berhenti pada masalah metode (analog vs digital), melainkan pada substansi nilai.
Kesimpulan: Seni Sebagai Instrumen Kritik
Seni tidak boleh tenang. Sebagaimana ditegaskan fotografer nasional Risman Marah, seni justru hidup dari konflik dan dinamika keadaan. Ketika seniman berhenti bereaksi terhadap ketidakadilan sosial, maka karya tersebut hanyalah komoditas dekoratif tanpa jiwa.
Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose



![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)