Kapolri Minta Warga Madura Tak Terprovokasi Kasus Tolikara

0
580
Kapolri saat menghadiri acara msuyawarah nasional masyarakat Madura di Bangkalan, Sabtu 25 Juli 2015. (Foto: Ferry Arbania/Maduraexpose.com)

Bangkalan, Maduraexpose.com-  Kepala Kepolisian RI Jenderal Pol. Badrodin Haiti meminta masyarakat Madura tidak terprovokasi dengan adanya ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, yang hendak menghasut umat Islam agar kasus pembakaran Masjid Baitul Muttaqin di Tolikara, Papua terus berbuntut panjang dan menimbulkan kemarahan dikalangan pemeluknya.

Mantan Kapolda Jawa Timur ini juga membeberkan beredarnya SMS teror yang berisi hasutan kebencian pasca terjadinya insiden di Hari Raya Idul Fitri 1436 H lalu. Untuk itu, pihaknya menghimbau agar warga Madura tetap mengedepankan toleransi antar umat beragama.

“Jangan sampai kita terjebak dengan istilah minoritas dan mayoritas. Toleransi antar umat beragama sangat penting dalam menajaga NKRI”, ujarnya saat menghadiri pertemuan tokoh Madura di Bangkalan, Sabtu 25 Juli 2015.

Kapolri juga bilang, kasus pembakaran masjid di Tolikara sudah ditangani pemerintah. Untuk itu, pihaknya kembali menegaskan, agar masyarakat Indonesia tidak ikut-ikutan memperkeruh situasi dengan melakukan provokasi yang hanya membelah persatuan antar umat beragama di tanah air.

Ferry Arbania| Madura Expose 

HotNews:  Manuver BKN Usai Pancasila atau Al-Qur'an di TWK KPK Bikin Geger