![[kaleidoskop 2023]: Kisruh Penolakan Tambak Garam di Sumenep [kaleidoskop 2023]: Kisruh Penolakan Tambak Garam di Sumenep](https://ik.imagekit.io/maduraexpose/wp-content/uploads/2024/01/download.jpg)
Maduraexpose.com- Siang itu matahari cukup terik dimana orang-orang berharap bertemu Bupati Sumenep Achmad Fauzi untuk menyampaikan harapannya menyoal dampak reklamasi dan pembuatan tambak garam.
Lembaran kalender menunjuk hari Rabu 17 Mei 2023, saat itu pukul 11.23 WIB, para pencari keadilan itu rupanya Warga Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura,Sumenep.
Massa pengunjuk rasa itu datang ke kantor Pemkab Sumenep untuk meminta Bupati Sumenep memanggil semua pihak yang berkaitan dengan persoalan reklamasi.
Penolakan terhadap reklamasi itu karena diduga kuat melibatkan investor dengan tujuan bisnis berupa tambak garam.
Beberapa jam sebelumnya, hari itu, warga pengunjuk rasa terlebih dahulu melakukan tuntutan yang sama ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumenep.
Penolakan warga atas rencana pengarapan tambak garam dengan cara mereklamasi pantai itu membuat warga Gersik Putih khawatir dapat merusak ekosistem laut.
Termasuk potensi melenyapkan penghasilan wong cilik yang kesehariannya hidup dengan cara menangkap ikan, rajungan serta seafod lainnya.
“Dengan punya SHM (sertifikat hak milik), penggarap ngotot melakukan pembangunan tambak garam. Katanya demi kesejahteraan masyarakat, padahal sebagian laut yang di SHM-kan,” teriak korlap aksi warga Gersik Putih dan ARB, Moh. Faiq dikutip dari laporan Ali Hafidz Syahbana Jurnalis Surya/TribunNetwork.
Warga dan ARB juga meminta Bupati turun tangan mengatasi polemik pembangunan tambak garam di kawasan Pantai Gersik Putih karena diduga melanggar Perda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sumenep tahun 2013-2023.
“Kami minta Bupati hadir ditengah gejolak pembangunan tambak Gersik Putih. Ini, supaya tidak hanya menjadi konflik berkepanjangan, tapi juga untuk menegakkan Perda RTRw,” tandasnya.
Sayangnya, para pencari keadilan itu tak bisa bertemu Bupati Sumenep. Massa pengunjuk rasa hanya ditemui oleh Perwakilan Pemkab Asisten III Bidang Admibistrasi dan Umum Moh Ramli yang saat itu datang menemui.
“Kami tidak gentar dan akan terus melakukan perlawanan untuk memastikan Pantai Gersik Putih tetaplah Pantai, bukan tambak garam,” pungkasnya
4 Warga Gersik Putih Dipolisikan
Warga Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Sumenep, Jawa Timur dipolisikan investor atau pengusaha usai gencar melakukan aksi penolakan terhadap rencana pembangunan tambak garam dengan mereklamasi laut di kawasan Pantai Desa setempat. Pihak penggarap melaporkan warga ke Polres Sumenep atas dugaan penyanderaan ponton dan excavator.
Saat itu, ada empat warga yang sebelumnya gencar terlibat dalam aksi menolak reklamasi dipanggil Polres Sumenep guna dimintaai keterangan, Senin (8/5/2023).
Keempat warga tersebut berinsial Ji, Ju, Hr, dan Zi yang merupakan warga Dusun Gersik Putih Barat, Desa Gersik Putih , Kecamatan Gapura. Mereka dipanggil berdasr surat panggilan Polres Nomo : K/532/V/2023 Satreskrim.
keempatnya akan diminta keterangan secara bergilir oleh penyidik di Unit Idik III Satreskrim Polres Sumenep.
”Benar (surat panggilan, red). Masih proses klarifikasi,” Kasubag Humas Polres AKP Widiarti, Minggu (7/5/2023).
Widi menyebut kasus tersebut ditangani Satreskrim Polres Sumenep. Menurutnya, warga yang dimintai klarifikasi oleh kepolisian merupakan hal yang biasa dilakukan untuk menindak lanjuti pengaduan masyarakat.
.
”Reskrim itu perlu klarifikasi dulu, sebelum dituangkan dalam BAP. Pemeriksaan apa masih belum, cuma klarifikasi saja karena ada pengaduaan masyarakat,” terang AKP Widiarti kepada awak media.[*/al/ros/]
Sumber:
Editor: Ferry Arbania

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)