Festival Kreasi Anak Yatim, Bupati Fauzi: Saatnya Buka Mata Hati!

Terbit: 8 Januari 2024 | 10:01 WIB

Maduraexpose.com- Festival Kreasi Anak Yatim digelar pertamakali dalam kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi sebagai sarana menekspresikan kreasi sesuai dengan talenta masing-masing.

Acara spesial untuk para yatim ini disebut-sebut menjadi bagian dari rangkaian Kalender Event Sumenep 2024. Acara dipusatkan di Pendopo Agung Keraton Pemkab Sumenep, Minggu 7 Januari 2024.

Sejumlah pejabat teras Pemkan hadir Hadir dalam acara tersebut mendampingi Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, diantaranya Sekretaris Daerah, Edy Rasiyadi, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan ratusan anak yatim dari perwakilan lembaga pendidikan di Kabupaten Sumenep.

Beberapa penampilan kreasi anaya yatim tampak menyedot perhatian masyarakat diantaranya pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat, pembacaan doa sehari-hari hingga kemampuan anak yatim memainkan musik angklung.
Bupati Fauzi menyampaikan, festival kreasi anak yatim digelar untuk mewadahi anak-anak yatim dalam mengekspresikan kreativitas mereka, baik di bidang seni, budaya, dan lainnya.

“Talenta Anak-anak sangat luar biasa, tak kalah dengan anak-anak pada umumnya. Untuk itu saya mengajak para ASN ikut buka mata untuk masa depan mereka,” demikian Bupati Sumenep Achmad Fauzi kepada Maduraexpose.com, Senin 8 Januari 2024. [Arbania]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *