Jurus Jitu Dinas Perikanan Sumenep: Ratusan Pengangguran Teralihkan Jadi Pengusaha Ikan Mandiri

Terbit: 4 November 2025 | 09:39 WIB

Sumenep Gencar Perkuat Subsektor Perikanan: 380 Warga Pesisir Sukses Berwirausaha Mandiri

 

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menunjukkan komitmen nyata dalam mengatasi pengangguran dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir. Melalui program fasilitasi sarana produksi, Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep berhasil mentransformasi ratusan warga menjadi pelaku usaha perikanan yang produktif.

Program strategis ini membuktikan bahwa subsektor perikanan merupakan salah satu sektor yang paling efektif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di wilayah tersebut.

 

Fasilitasi Tiga Pilar Utama untuk Kemandirian

 

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno, menjelaskan bahwa program fasilitasi ini disusun dalam tiga pilar dukungan utama:

  1. Sarana Budidaya Ikan Air Tawar: Disalurkan kepada 38 kelompok (total 380 anggota).
  2. Sarana Pengolahan Hasil Perikanan: Diberikan kepada 16 kelompok (total 160 anggota).
  3. Bantuan Hibah Uang: Disalurkan kepada 5 kelompok untuk pengembangan usaha perikanan rakyat.

Secara keseluruhan, program tahun ini menjangkau 59 kelompok dengan total sekitar 590 pelaku usaha perikanan di berbagai kecamatan di Sumenep.

 

Dampak Nyata: 65% Penerima Manfaat Jadi Pengusaha Mandiri

 

Data evaluasi Dinas Perikanan Sumenep menunjukkan hasil yang sangat memuaskan. Sekitar 65 persen atau setara 380 orang dari total penerima manfaat, telah berhasil mengembangkan usaha mereka secara mandiri, baik di bidang budidaya maupun pengolahan hasil perikanan.

“Fasilitasi sarana produksi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas kelompok, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat,” jelas Agustiono, Senin (03/11/2025).

Keberhasilan ini dicapai tidak hanya melalui bantuan fisik dan hibah, tetapi juga dengan pendampingan teknis dan pelatihan manajemen usaha yang intensif.

 

Produk Lokal Merambah Pasar Regional

 

Kemandirian ini juga terlihat dari hasil produksi yang semakin beragam dan berkualitas. Beberapa kelompok penerima manfaat bahkan telah berhasil memasarkan produk olahan seperti abon ikan, kerupuk, dan bakso ikan di pasar lokal, dan mulai merambah pasar regional.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus memperluas program fasilitasi ini di tahun-tahun mendatang, sebagai upaya nyata mewujudkan masyarakat pesisir yang mandiri, produktif, dan berdaya saing melalui pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.

“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut, karena terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja di sektor perikanan,” pungkas Agustiono.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *