Jika PPP Merekom Kiai Ali Fikri Cawabup PKB, Bagaimana Nasib Ra Mamak?

0
1087
Ist. Ra Fikri dan Ra Mamak [CP.MaduraExpsoe.com]

[vc_row][vc_column][vc_column_text]SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM–Sejak beberapa bulan terakhir ini sebagian masyarakat Sumenep dipusingkan dengan manuver para politisi dari sejumlah partai baik yang didalam maupun diluar parlemen.

Fenomena yang membingungkan itu dinilai wajar menjelang Pilkada Sumenep yang dijadwalkan 9 Desember 2020. Pasalnya hingga detik ini baru PDI Perjuangan yang berani lebih awal mengumumkan calonnya yakni Achmad Fauzi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati dan Ketua DPC PDIP.

Sementara PKB yang memiliki kursi terbanyak di DPRD Sumenep dan memenuhi syarat mengusung calon sendiri belum ada kepastian mengenai calon yang hendak diusung karena kebijakan rekomendasi pencalonan sepenuhnya ditangan DPP PKB.

Sebelumnya, pada Jum’at 3 Maret 2020, sebanyak 7 orang yang telah tercatat sebagai bakal calon bupati maupun bakal calon wakil bupati sama-sama mendaftar melalui DPC PKB Sumenep untuk mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) alias fit and proper test di kantor PKB pusat.

Namun, dari 7 nama kandidat yang mendaftar, hanya 5 nama yang hadir dan mengikuti UKK di kantor DPP PKB Jalan Raden Saleh Nomer 9 Jakarta Pusat.
Lima calon kandidat yang hadir, diantaranya Nur Faizin (Cawabup), Muh. Unais Ali Hisyam (Cabup), Achmad Yunus (Cawabup), Moh. Shalahuddin A Warits (Cabup), dan Dr. Ir. Fattah Jasin (Cabup).
Dari tiga bakal calon Bupati yang telah mendaftar dan mengikuti UKK di DPP PKB ini hanya Fattah Jasin dari kalangan birokrasi. Sedangkan Unais Ali Hisyam merupakan pengasuh Pondok Pesantren di Ambunten dan mantan Anggota DPR RI sekaligus menjabat Dewan Syuro DPP PKB.

Begitu juga dengan Moh. Shalahuddin alias Ra Mamak merupakan putra dari KH Warist Ilyas pengasuh Ponpes Anuuqayah (Daerah Lubangsa Raya) yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PPP Sumenep. Ketiganya sama-sama berambisi untuk merebut tiket Calon Bupati Sumenep 9 Desember 2020.

Bahkan Sekretaris DPC PPP M Syukri kepada wartawan memastikan kalau partainya akan mengusung calon bupati sendiri.

“Dan sampai saat ini (PPP) tetap masih menginginkan kader internal dan kami menginginkan M1, karena kita berpeluang memberikan terbaik untuk Sumenep,” ujarnya kepada awak media, Senin (15/6/2020) lalu.

Kemungkinan akan berkoalisinya PKB-PPP dengan farmasi Cabup (PKB) dan Cawabup (PPP).

Pekan lalu, media daring transmadura menurunkan berita dengan judul Tunggu “Restu” PPP?, K Ali Fikri Warits Semakin Kuat di Bacabup Pilkada 2020

Duet Donny M Siraj dan K. Ali Fikri Warits dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep, Madura, Jawa Timur terancam kandas.

Pasalnya, putra K. Warits Ilyas ini digadang-gadang akan menjadi bakal calon wakil bupati (bacwabup) dari Fattah Jasin yang diperkirakan akan diusung PKB.

“Bisa Jadi (Dengan Fattah Jasin, Red). Komunikasi dan penjajakan sudah kami lakukan,” kata K. Ali Fikri Waris melalui sambungan telepon dengan media ini.

Bahkan, terkait duet dengan Fattah Jasin, pihaknya juga sudah melakukan kordinasi dengan DPW, DPP, bahkan dengan bupati Pamekasan Badrutt Tamam juga sudah dilakukan. Termasuk, di internal PPP, dan stackholder lainnya.

“Yang jelas, kami tetap menunggu titah partai PPP, sebagai partai yang menaungi kami,” ungkapnya.

Jadi, sambung dia, apabila diusung sebagai bacawabup dengan faktor, maka pihaknya tetap enggan untuk mencalonkan. Jadi, semuanya tetap bermuara kepada PPP.
“Kami tidak mau jika karena figur. Jadi, tetap koalisi antara PPP dengan PKB nantinya, bukan mewakili person tapi partai,” ungkapnya.

Bagaimana jika PKB tanpa koalisi lalu mengusung K.Fikri sebagai bacawabup?, K.Fikri tetap bersikukuh tetap menyerahkan semuaanya kepada Keputusan PPP. Itu dari hasil urun rembug dengan semua stacholder yang ada, termasuk kepada alumni.

“Tetap kami serahkan kepada rekomendasi PPP, kami patuh kepada partai,” tuturnya.

Untuk diketahui Ra Mamak yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PPP merupakan saudara kandung dari Kiai Ali Fikri. Keduanya putra dari KH Warits Ilyas (Alm) pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumenep Periode 2004 – 2009.

Editor: Ferry Arbania
Sumber: Dari berbagai sumber
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]