SUMENEP – Solidaritas kemanusiaan bergerak cepat setelah gempa bumi melanda Sumenep. Pada Senin (27/10/2025), Palang Merah Indonesia (PMI) di Jawa Timur secara kolektif menyalurkan bantuan krusial berupa paket sembako dan uang tunai kepada PMI Kabupaten Sumenep. Bantuan ini ditujukan spesifik untuk meringankan beban warga yang terdampak, terutama di wilayah Pulau Sapudi yang mengalami kerusakan rumah terbanyak.
Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen PMI se-Jawa Timur sebagai lembaga kemanusiaan dalam penanggulangan bencana, menegaskan tanggung jawab kemanusiaan kepada korban alam.
Gotong Royong PMI Se-Jawa Timur: Dana Tunai dan 180 Paket Sembako
Ketua Bidang Pengaduan Bencana PMI Provinsi Jawa Timur, Edi Indrayana, menyatakan bahwa bantuan ini adalah manifestasi gotong royong antardaerah.
“PMI di Jawa Timur berkomitmen untuk selalu hadir memberikan bantuan kepada warga terdampak, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan terhadap masyarakat yang menjadi korban gempa bumi,” kata Edi Indrayana.
Total bantuan yang diserahkan meliputi uang tunai dan 180 paket sembako yang berasal dari beberapa PMI daerah:
| Sumber Bantuan | Jenis Bantuan | Jumlah |
| PMI Provinsi Jawa Timur | Uang Tunai | Rp10.000.000 |
| PMI Kota Surabaya | Paket Sembako | 100 paket |
| PMI Kabupaten Sidoarjo | Paket Sembako | 50 paket |
| PMI Kota Malang | Paket Sembako | 30 paket |
“Kami menyerahkan bantuan itu kepada PMI Sumenep untuk disalurkan kepada warga terdampak gempa bumi di Pulau Sapudi, semoga bermanfaat bagi para korban bencana alam di pulau itu,” tambah Edi Indrayana.
Sinergi Penyaluran Agar Tepat Sasaran
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan PMI Provinsi, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Malang kepada Ketua PMI Kabupaten Sumenep, Edi Rasiyadi, di Markas PMI setempat.
Edi Rasiyadi menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Ia menegaskan bahwa bantuan ini sangat berarti, terutama bagi masyarakat di Pulau Sapudi yang paling parah terdampak.
Untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran, PMI Kabupaten Sumenep menyerahkan sepenuhnya mekanisme penyaluran kepada perangkat daerah terkait, yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
“PMI Kabupaten Sumenep menyalurkan bantuan ini kepada warga terdampak melalui dua perangkat daerah itu, supaya penerimanya tepat sasaran,” pungkas Edi Rasiyadi.**


















